Solo Leveling Ch 175



  • Chapter 175




    Jin Woo meragukan telinganya.
    Siapa yang akan membantu?
    Lagian,apa kau ini bahkan manusia?
    Kata-kata yang tidak terpikirkan sebelumnya tiba-tiba muncul dengan sendirinya.

    "Katakan padaku,kenapa aku harus mempercayaimu?"

    Pria itu memiliki wajah seram.

    "Aku akan membuatmu percaya"

    Mulut pria itu lalu bergerak sangat cepat dan menggumamkan sesuatu.
    Saat itu.
    Jin Woo merasakan jika sihir di sekitar mulai terserap oleh pria itu,dan dalam sekejap mata,
    Jin Woo mengeluarkan belatinya.
    Jika kekuatan sihirnya besar dan berbahaya,belati Jin Woo akan menembus dahi pria itu segera.
    Tapi Jin Woo tidak melakukannya.
    Kekuatan sihir yang ia rasakan sangat kecil dibandingkan dengan jumlah kekuatan sihir yang
    dimilikinya,dan Jin Woo juga tidak bisa merasakan keberadaan musuh atau kejahatan dalam sihir.

    '...'

    Jin Woo terus menatap pria itu sambil mempertahankan posisi untuk memakai Skill
    "『Impale (Diablo III)』".
    Ketegangan di dalam ruangan sangat menakutkan.

    Tapi -

    Bahasa aneh yang keluar dari mulut pria itu tiba-tiba memicu kemunculan pesan sistem.

    [Monarch para raksasa,Monarch paling awal 'Legia' memberikan Skill 'Oath of Faithfulness']
    [Jika Anda menerima 'Oath of Faithfulness',pemberi dan penerima tidak dapat saling membohongi]
    [Apakah Anda menerima 'Oath of Faithfulness'?] (Y / T)

    Itu adalah pesan yang ditunjukkan kepada Jin Woo oleh pria itu.

    "Monarch raksasa ... "

    Aku datang kemari untuk berburu tapi berakhir dengan hal yang aneh.
    Oh,mungkin alasan wajah raksasa diluar sama dengannya karena dia Monarch Raksasa.
    Sementara Jin Woo diam,pria itu menunggu dengan tenang.

    'Apa yang harus kulakukan?'

    Melihat pesan Y / N yang berkedip,Jin Woo merenung.
    Jika sistem memberikan sebuah pesan,ini mungkin hal yang penting.
    Aku harus menilai siapa yang tidak bisa berbohong dan siapa yang lebih kuat.

    Tapi -

    Kesimpulannya sudah ada tanpa perlu pertimbangan.

    'Tentu saja dia yang akan kalah'

    Ini ada perjudian.
    Bahkan walau dia terlihat licik,jika aku memiliki pertanyaan yang tidak pernah terjawab,aku
    akan menanyakannya dengan cara apapun.
    Bagaimanapun,itulah kesepakatan yang dia sarankan juga.
    Jin Woo juga tidak cukup naif untuk merasa bersalah monster.

    'Ya'

    Ring ~

    Sistem pesan yang muncul bersamaan dengan suara mesin terdengar dengan cepat
    menginformasikan jawaban Jin Woo.

    ['Oath of Faithfulness' dibuat]
    [Pemberi dan penerima tidak dapat saling membohongi sampai kontrak dibatalkan dengan
    persetujuan bersama]

    Begitu Jin Woo menerima sumpahnya,Monarch raksasa mengulangi kata-katanya seolah-olah
    dia telah menunggu itu.

    "Lepaskan segelku dan aku akan membantumu"

    Eup ... Eup ...

    Jin Woo terkejut.
    Suaranya tidak keluar dari mulutnya,seakan-akan itu tersumbat di tenggorokannya.
    Melihat itu,Monarch Raksasa menertawakannya.
    Ya,ini adalah efek 'Oath of Faithfulness'.

    ...

    Memang.
    Efeknya pasti.
    Setengah adalah rasa ingin tahu,setengah adalah ujian,

    "Aku sepenuhnya mempercayaimu" Jin Woo,berusaha menjawab dan melanjutkan,
    "Aku akan melepaskan rantaimu sekarang"

    'Aku tidak bisa mengatakan apa-apa'
    'Ini adalah 'Oath of Faithfulness' ... '

    Jantung Jin Woo melonjak gila setelah mengkonfirmasi efek Skill.
    Semua karena hal ini memungkinkan Jin Woo bisa mempercayai kata-kata Monarch raksasa
    sampai tingkat tertentu.
    Yah,walau tidak 100 persen yakin.
    Jika kami harus mengatakan yang sebenarnya satu sama lain,jelas bahwa kami akan
    menyembunyikan informasi yang tidak menguntungkan bagi kami.
    Mata Jin Woo menjadi lebih tajam daripada sebelum ia menerima Skill.

    "Mengapa kau bisa berbicara dengan bebas,tidak seperti yang lainnya?"
    "Siapa kau?"
    "Monster dari Gates.Ah - maksudku penduduk Hyeonseo"

    Monarch raksasa mengejek.

    "Sebaliknya,aku ingin bertanya.Bagaimana bisa kau berbeda dengan monster lainnya?"
    Note : 4 kalimat keatas kagak ngarti sumpahnya juga

    Pertanyaan yang tepat,dan itu membuat Monarch terdiam.

    "Penghuni Gates semuanya adalah taring.Tentara yang Rulers kalahkan dan tangkap.Jadi,wajar
    jika ego mereka rusak.Tapi aku berbeda,aku Monarch.Aku telah menunggu lama untuk hari ketika
    aku keluar dari tangan mereka"

    Monarch tertawa ringan.

    "Dan disinilah aku bertemu denganmu"

    ...

    Jin Woo mencoba menerima kata-katanya serasional mungkin tanpa terganggu oleh emosinya.

    'Jika dia benar-benar satu tingkat lebih tinggi dari monster lainnya ... '

    Ini mungkin sebuah petunjuk.

    Gulp -

    Jin Woo menelan ludahnya.

    Ada banyak hal yang ingin kutanyakan,tetapi ada sesuatu yang ingin kuperiksa sebelum itu.

    "Apa pasukan Rulers mengenakan baju besi perak dan memiliki sayap di belakang
    punggungnya ...?"
    "Ya.Mereka adalah tentara para Rulers"

    Aku tahu itu.
    Teka-teki ini mulai menujukkan warnanya.
    Pada saat itu,tiba-tiba Jin Woo merasa jika gambaran yang diperlihatkan patung malaikat
    itu mungkin ingatan seseorang yang sebenarnya.

    "Apa yang sebenarnya terjadi saat ini?"

    Jin Woo bertanya.

    Untuk apa Rulers terus mengirim monster ke Bumi?
    Apa alasan munculnya Gates
    Jika aku tahu alasannya,apa mungkin untuk mencegah Gates muncul?
    Jin Woo penasaran dengan banyak hal.
    Apa jawabannya?
    Monarch Raksasa lalu menjawab.

    "Mereka sedang bersiap untuk perang"

    Perang?

    "Mereka akan mengubah dunia ini menjadi medan perang dan bertarung lagi dengan
    Monarch lainnya"

    Aku tidak mengerti ... Apakah mereka pikir bumi akan berubah menjadi medan perang
    ketika mereka mengirim monster?
    Tidak,kadang-kadang keadaan yang lebih buruk daripada perang memang terjadi.
    Jin Woo lalu teringat kembali apa yang terjadi di sekolah Jin-ah.
    Itu memang kesalahan manusia,tetapi sulit untuk melihatnya sebagai persiapan untuk
    perang mahluk yang tak terjangkau oleh manusia.

    "Untuk mengubah duniamu menjadi dunia penuh sihir"

    Thud -

    Jin Woo serasa dipukul bagian belakang kepalanya.
    Jika monster adalah bencana dari Gates,maka sihir adalah berkah dari Gates.
    Tidak hanya para Hunter,tetapi juga banyak orang awam juga berpikir demikian.
    Inti sihir.
    Itu sekarang menjadi sumber energi terbaik bagi Bumi.
    Apa mereka sebenarnya batu loncatan untuk perang?
    Monarch raksasa lalu melanjutkan untuk menjelaskan.

    "Tidak ada cara yang lebih baik untuk menanam kekuatan yang tidak ada selain melalui darah
    dari mereka yang memiliki kekuatan.Karena itu para Rulers memutuskan untuk menggunakan
    tawanan mereka.Tak perlu dikatakan,konsentrasi kekuatan sihir sangatlah tebal.Itu bukan
    fenomena alam,tetapi buah dari pohon yang tumbuh dari ladang yang dibangun dengan baik.
    Dan itu adalah rencana mereka untuk memperkuat duniamu agar tidak hilang akibat dari
    dampak perang"

    "Lalu perangnya ...?"

    "Itu perang antara Rulers dan Monarch.Tak lama lagi,tempatmu hidup akan berubah menjadi
    neraka saat mereka berperang"

    Jin Woo pernah melihat pertarungan mereka sebelumnya,dan dia tahu jika yang dikatakan oleh
    pria itu adalah hal yang mungkin jika perang terjadi.
    Jika bumi dipilih sebagai tempat untuk pertempuran seperti itu,Bumi pasti akan menjadi
    neraka Dunia.
    Wajah Monarch lalu menjadi gelap dan melanjutkan.

    "Tidak ada waktu lagi"
    "...?"
    "Jika mereka tahu kau melakukan kontak denganku,baik Monarch dan Rulers tidak akan
    diam saja.Dan mungkin utusan mereka sudah mulai bergerak"
    "Mereka selalu membidikku ... apa alasannya?"
    "Kau tidak benar-benar tahu apa-apa"

    Raja menyesal telah mengatakan dalam penjelasannya yang panjang lebar.

    "Kekuatan yang kau miliki bukan milikmu"

    Nod - 

    Jin Woo setuju dengan pria itu.
    Kemampuan "Shadow Monarch" memang diberikan padanya oleh Sistem.
    Dan dia tidak dapat menyangkal jika dikatakan bawah itu bukan miliknya sendiri.

    "Kekuatan itu datang kepadamu,dan itu berarti jika pemilik aslinya sudah mengkhianati para
    Monarch lainnya"
    "Aku juga merasakan kekuatan lain yang sama.Mungkin itu salah satu penghuni zaman modern
    yang menjadi pengikut"

    Monarch raksasa lalu melanjutkannya dengan perkataan yang seakan tak bisa diragukan.

    "Kau adalah musuh bagi Monarch dan Rulers.Tapi aku bersumpah akan selalu berdiri di sisimu.
    Jadi mengapa kau tidak membantuku keluar saat ini?"

    Pada titik ini,Monarch raksasa membujuk Jin Woo dengan penuh semangat.

    Tapi.

    Jin Woo perlahan pulih dari pemikirannya yang sulit.

    "Jika kau ingin berdiri di sisiku,bukankah lebih baik jika kau menjadi Shadow Soldier's-ku?"

    Monarch raksasa kagum mendengar itu.
    Wajahnya yang tumpang tindih dengan wajah manusia menunjukkan senyuman.
    Itu memang tidak salah.
    Bagi manusia,mendapatkan bawahan setia lebih baik daripada membuat aliansi baru.
    Monarch lalu berkata,setelah mengagumi fakta bahwa dia tidak bisa melewatkan poin itu.

    "Para Monarch dan Rulers merupakan Roh.Dan roh tidak bisa menjadi Shadow Soldier's jika
    mereka mati.Jadi,aku tidak bisa menjadi prajuritmu"

    Jin Woo mengangguk setuju.

    'Jadi karena itu ya'

    Itulah sebabnya Monarch berpikir Jin Woo akan membantu dirinya.
    'Oath of Faithfulness' dipertahankan,jadi tidak perlu memeriksa keasliannya.
    Jin Woo,yang berada dalam kondisi tidak menguntungkan,mengangkat kepalanya.
    Monarch raksasa lalu bertanya.

    "Apa sekarang ada cukup alasan untuk membantuku?"

    Jin Woo hanya menatapnya.
    Monarch raksasa itu penuh dengan keyakinan bahwa ikatan yang mengikatnya akan segera
    dilepaskan.
    Jin Woo tidak berpikir akan ada kesalahan lain.
    Dia juga tidak berpikir jika ada alasan untuk menyerang seseorang yang mengatakan akan
    menjadi sekutu.

    Tapi -

    Tetapi mengapa aku merasa sangat tidak nyaman?

    'Sesuatu ... Aku melewatkan sesuatu'

    Aku harus ingat apa itu.
    Dahi Jin Woo dipenuhi oleh keringat dingin.
    Monarch raksasa sekali lagi memohon.

    "Hancurkan rantainya"

    Jin Woo lalu menarik napas dalam-dalam.
    Tidak peduli seberapa khawatirnya aku,tidak ada alasan untuk menolak bantuannya.
    Semakin aku penasaran dengan apa yang telah kulewatkan,semakin aku merasa seperti berada
    di rawa-rawa.

    'Aku seperti orang yang tersesat ... '

    Jin Woo lalu mengambil 『Devil King's Dagger』 dan mendekati Monarch raksasa.
    Melihat Jin Woo yang berjalan mendekatinya,Monarch raksasa mengangguk.
    Jin Woo juga mengangguk membalasnya.
    Ketika aku menebasnya dengan belati berkekuatan sihir,rantai itu pasti akan terputus
    dengan paksa.

    ba-bump ba-bump!

    Lalu,kenapa jantungku berdenyut dengan perasaan yang aneh.
    Mengapa ketidakjelasan yang kabur muncul pada saat aku mengambil keputusan ini?

    Clang -

    Dua rantai terputus.
    Monarch raksasa melihat itu dengan perasaan menggembirakan.

    Clang -

    Rantai lain terputus.
    Jin Woo lalu pergi ke belakang Monarch untuk memotong rantai yang berakar di punggungnya.

    Dan.

    Ba dum Ba dum!

    Jantungnya Jin Woo terus berdegup kencang.
    Dia merasa jantungnya tenggelam.
    Aku penasaran dengan apa yang kulewatkan,mengapa aku memiliki perasaan ini,dan aliran
    pemikiran lain terus muncul seolah-olah masuk sebuah celah besar terbuka di pikiran Jin Woo.
    Dia lalu menghentikan tangannya yang mencoba memotong rantai dan menatap Monarch.

    "Kau mengatakan jika kau akan berdiri di sisiku,kan?"
    "Tentu saja.Jika kau membantuku,aku akan membantumu.Ini adalah kesepakatan antara
    Monarch yang adil dan sempurna"

    Jawaban ini sudah terdengar oleh Jin Woo beberapa kali.
    Dan ini juga bukan jawaban yang ingin Jin Woo periksa.
    Jadi Jin Woo mengajukan pertanyaan yang sebenarnya.

    "Jadi kau berada di sisi manusia?"
    "..."

    Monarch itu diam.
    'Oath of Faithfulness'.
    Monarch raksasa tidak bisa memberi Jin Woo jawaban.
    Jin Woo lalu melihat bagian belakang leher Monarch lagi.
    Disana,ada marmer hitam yang tersangkut di lehernya dan bersinar dengan dingin.
    Selama hal ini ada,dia harus mendengarkan perintah para Rulers.
    Sama seperti yang lainnya.

    'Bunuh semua manusia'

    Itu pasti.
    Hidupnya telah berlalu.
    Monarch dengan tiba-tiba mencoba meraih Jin Woo dengan tangan kanannya yang terbebas.
    Tapi itu tidak cukup untuk mencapai Jin Woo.
    Jin Woo membalas dengan memukul kepalanya,menyerangnya,dan akhirnya menusukkan
    belatinya di dadanya.

    Stab -

    Belati menembus jauh ke dalam jantungnya.

    Slash-!

    Monarch raksasa memuntahkan darah.
    Tetapi ini masih belum cukup membunuhnya.
    Dan terlalu berbahaya juga untuk membuat orang ini tetap hidup.
    Karena,dia mungkin saja akan membuat sebuah bencana di luar Gates.
    Jin Woo,yang yakin dengan itu,menghindar dari tangan Monarch yang berulang kali
    menyerangnya,lalu terus menyerang dada Monarch dengan belatinya.

    Stab,Stab,Stab,Stab,Stab,Stab -

    Setelah belati memasuki dadanya sebanyak enam kali,tangan 'Monarch' raksasa berhenti.

    Kemudian -

    Jin Woo menarik belatiya.
    Monarch raksasa tertawa ketika dia menatap Jin Woo dan tatapannya yang lurus.
    Sayang baginya.

    ...

    Jin Woo lalu melangkah mundur dan diam-diam membisikkan darah pada belati.
    Raja adalah seekor kuda liar dan berkata.

    "Semakin ganas perkelahian para penghuni duniamu dan para tahanan yang ditawan,maka,
    semakin dekat duniamu berubah menjadi sebuah medan perang"

    Akhirnya Monarch tersenyum lagi.

    "Lalu ... semua hal yang ingin kau jaga akan terbakar didalam medan perang ..."
    "Itu tidak akan menjadi seperti apa yang kau inginkan"

    Jin Woo memotong leher Monarch dengan belati dan menjatuhkan kepalanya.

    Spit!

    [Anda telah membunuh Boss Dungeon]

    Saat dia mengambil napas,kekuatan sihir seperti laut yang tertidur dalam dirinya meledak.
    Dan dunia mulai berubah.

    Sebelumnya I Index I Selanjutnya

    2 Responses to "Solo Leveling Ch 175"

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel