Solo Leveling Ch 131



  • Chapter 131


    Norma Selner.
    Seorang wanita berkulit hitam berusia 46 tahun,lebih sering dipanggil Selner atau Nyonya Selner,
    dia adalah satu-satunya orang yang berada dibawah perlindungan 『Biro Hunter』 yang bahkan
    dengan prioritas lebih tinggi daripada Presiden mereka Amerika itu sendiri.
    Dengan kata lain,jika dia dan presiden hidupnya secara bersamaa sedang terancam bahaya,
    『Biro Hunter』 baru akan memikirkan Presiden setelah menyelamatkannya terlebih dahulu.
    Lalu bagaimana ini bisa terjadi?
    Dalam situasi 『Biro Hunter』 dan keadaan yang diambil alih oleh Direktur saat ini,
    Wakil Direktu mengungkapkannya.

    "Tidak peduli siapapun Presidennya,posisi AS sebagai negara terkuat di dunia tidak akan
    pernah terguncang,tetapi begitu Nyonya Selner pergi,Amerika harus khawatir tentang
    Gates yang berasal dari wilayah pinggiran"

    Ya.
    Berkatnya yang menarik para Hunter Rank-S dunia,orang-orang Amerika bisa tidur
    dengan kaki terbuka lebar,dan tidak perlu mempedulikan kemunculan Gates,walaupun mereka
    memeliki negara dengan dataran yang luas.
    Ada 26 Hunter top yang sudah mengganti kewarganegaraan mereka berkat kemampuannya.
    Dan jumlah Hunter Rank-S mereka sudah melebihi apa yang dimiliki oleh negara lain,
    dan kualitasnya juga bagus karena 『Biro Hunter』 sendiri yang memilih dan menghubungi mereka.
    Jadi bisa dibilang jika Nyonya Selner adalah wali Amerika Serikat dari bawah permukaan.
    Tidak peduli seberapa tinggi status dan kemampuan milik seorang Hunter Rank-S,itu semua
    tidak dapat diprioritaskan sama dengan milik Nyonya Selner.
    Keberadaannya sendiri merupakan rahasia mutlak yang bahkan tidak dapat diakses oleh Presiden.
    Tentu saja,para Hunter Rank-S yang bisa bertemu dengannya juga harus sepenuhnya diseleksi
    oleh standar yang sulit dari 『Biro Hunter』.
    Tokoh-tokoh tertentu itulah yang disebutkan oleh Agen Adam White.

    "Untuk karakter tertentu,hanya mengungkapkan informasi saja sudah bermanfaat bagi kita"

    Pada awalnya,mayoritas Hunter Rank-S,termasuk Jin Woo,tidak tahu betapa hebatnya untuk
    bisa memasuki kategori itu.

    Tapi...

    Ketika para Hunter sadar jika batasan mereka dihilangkan oleh kemampuan Nyonya Selner
    barulah mereka menyadarinya.
    Fakta bahwa ia dipilih oleh siapa dan apa artinya!
    Seorang Hunter bahkan akan tersentuh oleh kekuatan tubuh mereka yang baru dan berlutut
    di depan Nyonya Selner sambil meneteskan air mata.
    Dan keesokan harinya kewarganegaraannya berubah dari Kongo ke Amerika Serikat.

    'Selalu saja seperti itu'

    Jadi Michael Connor, wakil direktur 『Biro Hunter』,tidak pernah meragukannya.
    Hunter Sung Jin Woo akan menggaguminya dengan kekaguman yang luar biasa
    sama seperti para Hunter lainnya.
    Tunggu dulu.
    Apakah ada ungkapan lain yang lebih sesuai?
    Aku yakin akan hal itu tanpa keraguan.

    Tapi -

    Suara kejutan tiba-tiba datang dari wanita yang sedang ia banggakan dalam pikirannya.

    "Ahhhhhhhhhhhhhhhh!"

    Selner,yang sudah lama menatap mata Jin Woo,menjerit seakan melihat sesuatu yang menakutkan.
    Dan dua agen yang mengawalnya secara naluriah mengeluarkan pistol yang tersembunyi di
    lengannya dan mengarahkannya pada Jin Woo.

    "Hentikan! Apa kalian sudah gila?"

    Wakil direktur,yang melihat apa yang kedua agen itu hendak lakukan,berteriak ngeri.
    Wakil direktur berdiri dan menekan senjata dari tangan kedua agen dengan kedua tangannya
    dan mengeluarkan kutukan dengan nada tinggi.

    "Apa kalian tidak tahu siapa yang ada di depan kalian saat ini!"
    "Tapi Nyonya Selner"
    "Dasar bodoh! Jika kau mengkhawatirkan Nyonya Selner,lalu lindungi dia adalah hal yang
    harus kalian lakukan pertama kali"
    "Kami minta maaf,maaf"

    Para agen segera memasukkan pistol ke dalam sarungnya dan membantu Nyonya Selner,
    yang terduduk gemetaran di lantai.
    Wajah Nyonya Selner pucat pasi.
    Wakil Direktur lalu berbalik dan membungkuk pada ke Jin Woo.

    "Maaf,Hunter-nim,bawahanku telah melakukan hal yang tidak sopan"

    Suara wakil direktur bergetar,dan dia tampak terkejut dengan apa yang terjadi.

    'Aku sudah melatih mereka untuk mengutamakan keselamatan Nyonya Selner.Ya ampun,
    Bagaimana bisa mereka malah mengarahkan senjata kepada seorang Hunter Rank-S'

    Jika Hunter-nim memiliki temperamen yang berapi-api,belum lagi mereka berdua,
    leherku sendiri mungkin akan menghilang saat ini.
    Dan aku juga bahkan tidak bisa membuat alasan setelah mengarahkan pistol ke arah
    seorang Hunter Rank-S di negara yang melarang peredaran senjata api.
    Pertama,ketika Nyonya Selner jatuh dan berteriak,lalu sekali lagi,saat dua agen mudaku
    menarik pistol dari lengannya.
    Jantung Wakil Direktur yang telah dua kali berturut-turut terkejut,masih berdebar dengan
    sangat kencang.

    Tapi...

    Hal yang sama berlaku untuk Jin Woo,yang bingung dengan situasi dihapadannya.

    'Apa yang sebenarnya terjadi?'

    Tiba-tiba dia berteriak dan jatuh,dan kedua agen itu mengeluarkan senjata mereka dan
    mengarahkannya kepadaku,lalu wakil direktur itu membungkuk dan meminta maaf.
    Awalnya tidak masuk akal,lalu menakutkan,dan berakhir dengan hal aneh.

    "... tidak apa-apa,lagipula,tidak ada yang terluka"

    Jin Woo tidak ingin marah.
    Semua karena orang kedua dari lembaga tertinggi di suatu negara mengakui kesalahan anak
    buahnya dan meminta maaf atas kesalahan mereka,jadi Jin Woo pikir akan konyol jika dia
    terus saja mengungkit masalah.

    "Terima kasih,Tuan Hunter"

    Setelah Jin Woo mengatakan jika dia baik-baik saja,wakil direktur mendongak.
    Tampaknya wajah Hunter Sung Jin Woo tidak menunjukkan sarkastik.
    Aku beruntung.

    "Jika ini terjadi di depan Thomas Andrea atau Liu Zhang dari China ..."

    Dua pria yang telah mengambil senjata mereka,bahkan sebelum mereka meminta maaf,
    keduanya akan lebih dulu kehilangan nyawa mereka.
    Beruntung karena Hunter Sung Jin Woo adalah seorang pria terhormat yang bisa diajak berbicara.

    'Fiuh-'

    Wakil direktur menghela napas lega dan kemudian menyapu keringat dingin dari hidungnya.
    Setelah mereka menyalakan api,untung saja aku berhasil mematikannya.
    Lalu,dia memutar matanya.
    Sekali lagi,wakil direktur,menundukkan kepalanya ke Jin Woo,dan lalu segera mengecek
    kondisi Nyonya Selner.

    "Apa yang terjadi,Nyonya Selner?"
    "Ma,Michael"
    "Nyonya...? Mengapa kau begitu berkeringat?"

    Wakil direktur baru saja mengeluarkan banyak keringat dingin karena krisis sebelumnya,
    tetapi Nyonya Selner benar-benar basah oleh keringatnya sendiri.

    'Apa yang terjadi?'

    Wakil direktur menggigit bibir bagian bawahnya.

    'Dalam keadaan ini,aku tidak bisa membantu untuk tidak mengatakan ...'

    Sulit untuk membawa Hunter Sung Jin Woo duduk di sini,tetapi kartu penting yang bisa
    melanjutkan negosiasi ini baru saja menghilang.
    Dan Selner bahkan tidak dalam situasi di mana dia bisa menggunakan kekuatannya.
    Wakil Direktur lalu menoleh ke Jin Woo dengan ekspresi sedih.

    "Kurasa Nyonya Selner tidak bisa melanjutkan percakapan ini.Bolehkan aku menghubungimu
    lagi nanti?"

    Ketika Jin Woo,yang khawatir tentang kondisi Selner,berdiri dan mendekatinya,Selner
    tidak bisa menatap kembali Jin Woo dan tubuhnya gemetar.

    ***

    Sementara itu

    Seorang tamu penting mengunjungi kantor ketua Asosiasi Hunter Korea.
    Itu adalah Shigeo Matsumoto,ketua Asosiasi Hunter Jepang.
    Kedua ketua duduk saling berhadapan,dengan penerjemah mereka berdiri di samping mereka
    masing-masing.
    Go Gun-hee yang berbicara terlebih dahulu.

    "Aku sudah mendengar tentang Tuan Goto"
    "Itu memalukan"

    Wajah Matsumoto,yang terlihat pahit selama beberapa saat,berubah.

    "Tapi aku di sini untuk membahas masa depam,bukan apa yang terjadi di masa lalu"

    Go Gun-hee mengangguk.
    Ada beberapa masalah antara keduanya,atau antara Korea dan Jepang yang perlu dibahas.
    Pertama,itu adalah pembagian inti sihir.
    Awalnya,semua semut diperkirakan baru akan mati setahun kemudian dan proses pembagian
    baru akan dimulai setelah itu.
    Tapi sekarang Jin Woo sudah membantai semua semut di Pulau itu.
    Jepang,tidak mengetahui masalah ini karena mereka hanya fokus melihat pergerakan Jin Woo
    yang menakjubkan.

    "Apa yang dia lakukan?"
    "Semut.Reaksi semut yang mendekati Sung Jin Woo semuanya menghilang"
    "Summonernya sudah mulai berburu!"
    "Summoner menyebar ke seluruh pulau"
    "Apa,pria itu? - Kau tidak ...?"

    Summoner pria itu membantai semua monter.
    Dan dalam sekejap,semua jejak kekuatan sihir menghilang dari Pulau Jeju.
    Dan hanya satu yang tersisa.
    Itu adalah jejak kekuatan sihir besar yang diperkirakan adalah Hunter Sung Jin Woo
    itu sendiri.

    'Kekuatan yang kuat,perilaku yang tidak terduga,dan bahkan kekejaman yang dengan
    sengaja mengahacurkan niat utama pihak Jepang'

    Di mana lagi Hunter di dunia ini yang cocok dengan Jepang kita?
    Matsumoto tertawa,saat mengingat suasana di ruangan komando.
    Kemudian dia menujukkan beberapa dokumen yang dia bawa kepada Go Gunhee.

    "Apa ini?"

    Go Gunhee menerima dokumen dan penasaran.

    "Ini adalah dokumen kesepakatan jika Jepang berjanji untuk menyerahkan kepemilikan
    atas inti sihir dari Pulau Jeju kepada Korea"
    "..."

    Mata Go Gun-hee melebar saat dia membaca apa yang tertulis di dalam dokumen.
    Kata-kata Matsumoto benar.

    "Mengapa?"

    Mengapa Asosiasi Hunter Jepang,yang telah menderita pukulan besar,bisa dengan mudah
    memberikan keuntungan besar kepada kami?
    Jawabannya keluar dengan cepat.

    "Tolong serahkan Sung Jin Woo kepada kami sebagai gantinya"
    "Hahaha"

    Go Gun-hee tertawa dan menyandarkan punggungnya ke belakang sofa.

    "Aku khawatir,karena dia sendiri bukan milik Asosiasi Hunterku"

    Bahkan jika dia milik Asosiasi Hunter,tidak ada niat sedikit pun untuk menyerahkannya
    ke negara lain.

    "Aku tahu"

    Matsumoto melanjutkan seolah dia telah menunggunya.

    "Tapi dia memiliki hubungan yang sangat dekat dengan Asosiasi Hunter,dan sekarang
    kita bahkan tidak bisa menghubunginya kecuali kita memanggilnya melalui Asosiasi"

    Sayangnya,Asosiasi Hunter Jepang tidak memiliki informasi sebanyak 『Biro Hunter』 A.S.
    Itu berarti bahwa satu-satunya cara Matsumoto untuk menghubungi Jin Woo adalah
    dengan membujuk Asosiasi Hunter.

    "Aku tidak memintamu untuk melakukan sesuatu tentangnya.Aku hanya ingin kesempatan
    untuk bernegosiasi dengannya"
    "Kau menyerahkan jumlah besar inti sihir ini untuk kesempatan itu?"

    *menggangguk*

    Matsumoto mengangguk.
    Jepang kehilangan 10 Hunter Top mereka untuk ini.
    Uang yang seharusnya dikembalikan kepada mereka tetap ada di tangan.
    Walau uangnya itu sangat membusuk.
    Dan semuanya sangat bernilai walau satu sen-pun untuk memenangkan Hunter Sung Jin Woo.
    Jika itu harga untuk mendapatkan Hunter yang berharga,itu bukan sia-sia.
    Tapi...

    "Aku menolaknya"

    Jawabannya berbeda dari harapan Matsumoto.

    "Apa kau benar-benar akan menolaknya?"

    Matsumoto sangat terkejut.
    Tentu saja,dia yakin untuk membawa Sung Jin Hun ke Jepang,tetapi dia perlu meminta
    kesempatan untuk melakukan negoisasi kepada Go Gun-Hee terlebih dahulu.
    Tetapi pihak lain malah menendang keluar proposal itu begitu saja.

    "Apakah kamu menolak kesempatan ini karena kamu takut kehilangan Hunter Sung Jin Woo
    dari Jepang?"

    Go Gun-hee menggelengkan kepalanya.

    "Aku sudah memberitahumu sejak awal jika kau tidak pantas mendapatkan satupun inti sihir
    dari Pulau Jeju"

    Penerjemah memandang Go Gun-hee karena ucapannya.

    "Bolehkah aku mengatakan yang sebenarnya,Tuan Ketua?"
    "Tentu saja.Jangan melewatkan satu katapun dan katakan saja semuanya padaku"

    Dan wajah Matsumoto memerah ketika dia mendengarkan penerjemah.

    "Ketua Go Gun-hee! Sayang sekali!"

    Secara alami,itu juga suara bernada tinggi.

    kemudian

    Bahasa Jepang perlahan mengalir keluar dari mulut Go Gunhee.

    "Aku ingin berbicara denganmu sendirian tanpa penerjemah"

    Matsumoto terkejut.

    "Apa?"
    "Kau ... kau bisa menggunakan bahasa Jepang?"
    "Ketika aku masih muda,ayahku melakukan bisnis kecil di Jepang.Itu sudah lama sekali,
    jadi sulit untuk berbicara selancar dulu"

    *mengganguk*

    Dengan persetujuan Matsumoto,dua penerjemah meninggalkan kantor ketua.
    Matsumoto pertama yang berbicara.

    "Kami mengorbankan sepuluh Hunter Rank-S untukmu"

    Ryuji Goto,Hunter No. 1 Jepang,juga termasuk dalam daftar korban itu.

    "Jika kau tidak menerima tawaranku,aku akan meminta pemerintah Korea untuk
    membayar semua kerusakan yang kami terima"

    Tapi Go Gun-hee hanya mendengus.

    "Presiden Asosiasi Matsumoto ... Kamu masih di berada di bawah ilusi jika kau masih memimpin"
    "Ketua Gun-hee!!"

    Matsumoto berdiri,matanya melotot.

    "Itukah yang kamu katakan kepada kami yang sudah berjuang untukmu?"

    Tidak seperti Matsumoto,yang sangat bersemangat,Go Gun-hee tetap tenang sampai akhir.

    "Aku penasaran"

    Matsumoto perlahan duduk lagi,seakan kemarahannya didinginkan oleh ketenangan Go Gun-hee.
    Menunggu Matsumoto duduk sepenuhnya,Go Gun-hee lalu melanjutkan.

    "Mengapa kau memberitahu dunia dan komunitas internasional bahwa kau telah
    mempercayakan kami pembunuhan sang ratu,yang dianggap merupakan acara paling penting
    dalam Raid ini?"
    "Itu karena Korea tidak memiliki kapasitas untuk membeli waktu untuk melawan koloni semut"
    "Jika kamu berpikir begitu,kamu sebaiknya menempatkan tim Korea ke dalam satu kelompok
    seperti yang kamu lakukan pada tim Jepang,dan bukankah akan lebih baik bagi tim top Jepang
    untuk pergi ke sarang dan membunuh Ratunya bukan?"


    Begitulah,
    Mata Matsumoto berubah.

    "... Jadi apa yang ingin kamu bicarakan sebenarnya,ketua Go Gun-hee"

    Untuk beberapa alasan,dia dengan jelas menyebut nama Go Gun-hee.

    "Waktu penarikanmu ... Itu bukan karena semut monster,tapi itu direncanakan sejak awal,kan?"
    "Kau,kau gila"
    "Kaulah yang gila.Apa yang akan kamu lakukan dengan kematian Hunterku?"

    Mata Go Gun-hee menyipit.
    Lalu Matsumoto tertawa terbahak-bahak.

    "Ha-ha-ha-ha-ha"

    Segera perekam keluar dari sakunya.
    Matsumoto mengelengkan kepalanya dan melanjutkan.

    "Apa yang baru saja kamu katakan.Semuanya terekam di sini.Kau bersalah karena menghina
    para Hunter Jepang tanpa bukti dan menunda pembagian yang kita janjikan"

    Senyum licik muncul di bibir Matsumoto.

    "Aku akan membawamu ke pengadilan Internasional"

    File suara ini yang berisi pernyataan Go Gun-hee membahas fakta bahwa para Hunter Jepang
    mundur selama operasi.
    Opini publik akan berubah karena ini.
    Itu adalah kesalahan yang jelas dibuat oleh Go Gun-Hee,yang terlalu percaya diri.
    Bagaimana jika Gunhee memalingkan matanya dan menyerang?
    Walau begitu,bukti ini tetap tidak bisa dihancurkan.
    Semua karena file suara ini sudah dikirim ke komputer di sebuah ruangan di negaraku.
    Tapi...

    "Bukti? Tentu saja aku juga punya"

    Go Gun-Hee juga mengeluarkan kotak hitam kecil di lengannya.

    "..."
    "Hunter Sung Jin Woo menemukannya di Pulau"

    Dihadapkan dengan situasi yang tak terbayangkan,sikap Matsumoto sedikit melembut.

    "Hmm ... Apa itu?"

    Go Gun-hee tersenyum pada Matsumoto,yang terlihat penasaran.

    "Black Box dari telepon,yang digunakan oleh tim Goto"

    Pada saat itu wajah Matsumoto seketika membeku.
    Tanpa melewatkan kesempatan,Go Gunhee mengeluarkan pemutar dan memainkan
    file suara yang diambil dari Black Box.

    "Sudah berapa lama sejak tim Korea datang?"
    "Tunggu,kurang lebih baru sepuluh menit"
    "Sepuluh menit"
    "Kita akan bersiap-siap untuk keluar dari sini"

    Suara salah satu suara Hunter paling terkenal di Jepang,Ryuji Goto,jelas terdengar.
    Go Gun-hee mematikan pemutar dan berkata.

    "Apakah kamu tahu mengapa aku tidak mengungkapkan file ini,Shigeo Matsumoto,
    ketua Asosiasi Hunter Jepang?"

    Matsumoto menggelengkan kepalanya perlahan.
    Wajahnya,yang telah basah oleh keringat,saat ini menjadi pucat.

    "Aku tidak ingin kau merusak kesenang orang-orang yang menikmati kilau kemenangan.
    Ini bukan untukmu,ini untuk kami"

    Perekam jatuh dari tangan Matsumoto.
    Go Gun-hee berkata.

    "Sekarang kau tahu apa yang akan kumaksud,kan,Ketua Matsumoto"

    Perekam yang diambil,hancur oleh oleh cengkeraman Go Gunhee,yang juga seorang
    Hunter Rank-S.

    "Keluar dari ruangan ini sekarang"

    ***

    Setelah Jin Woo pergi,wakil direktur tetap di ruangan bersama Nyonya Selner.

    "Apa yang terjadi,Nyonya?"

    Selner meremas dadanya yang gemetaran dan berusaha menjawab dengan suara gemetar.

    "Dia seorang raja,raja yang sangat kuat"

    Mata wakil direktur melebar.
    Mereka yang mengetahui prinsip-prinsip kemampuan Hunter adalah direktur dan wakil direktur,
    dan Nyonya Selner sendiri.
    Hanya ada tiga orang yang mengetahuinya.
    Dan Nyonya Selner telah mengkonfirmasi bahwa Sung Jin Woo adalah "kelas raja".

    Ba dum, ba dum!

    Wakil direktur merasakan jantungnya berdetak kencang lagi.

    "Jadi ... apakah dia setara dengan Hunter tingkat nasional?"

    sesaat kemudian

    Nyonya Selner menggelengkan kepalanya.

    "Tidak,aku tidak tahu itu.Aku tidak pernah memiliki pengalaman ini.Dia adalah raja,
    tetapi bukan raja"
    "Ya? Aku akan menjelaskannya dengan lebih mudah kepadamu"
    "Saat dia menatapku dan aku menatapnya"
    "Ada Hunter lainnya"
    "Tidak! Itu kegelapan tak berujung yang sangat dalam dirinya sedang menatapku,itu bukan
    Hunter Sung Jin Woo"

    Nyonya Selner menggigil.
    Itu adalah ketakutan utama dari semua kehidupan,ketakutan akan kematian.
    Tapi itu tidak penting.
    Dia ketakutan,tetapi dia berhasil mengingat apa yang benar-benar penting.

    "Dan dia"

    Wakil direktur mendengarkan lagi.
    Nyonya membuka bibirnya dengan susah payah.

    "Tidak memiliki batasan"

    Sebelumnya I Index I Selanjutnya

    1 Response to "Solo Leveling Ch 131"

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel