Solo Leveling Ch 177



  • Chapter 177




    [Level: 122]

    "Ugh!"

    Jin Woo,yang mengkonfirmasi perubahan level dengan matanya,terkejut.
    Setelah mencapai level 100 dengan mengalahkan semut di Pulau Jeju,levelnya sulit untuk
    meningkat dan hanya bertahan di level 100-an.
    Terakhir kali levelnya meningkat sebelum ke Jepang adalah saat berada di Double Dungeon.

    Tapi -

    Sekarang Jin Woo telah mencapai level 120-an.
    Terima kasih untuk raksasa yang memiliki EXP tingkat bos,dan kepada Monarch raksasa
    yang telah memberi merekaku EXP yang banyak ini.

    'Yosh'

    Jin Woo lalu memutuskan tekadnya.
    Aku harus membunuh Monarch.
    Keputusanku benar.
    Bukan sebuah kebetulan jika Jin Woo level naik 8 kali hanya dengan satu tebasan.
    Monarch adalah orang yang memberikan tekanan walau kekuatannya disegel dalam rantai khusus.
    Jika orang yang seperti itu benar-benar terbebaskan dan bisa berjalan keluar Gates ...
    Kepala Jin Woo bergerak ke kiri dan ke kanan untuk menghilangkan apa yang dibayangakannya.
    Beruntung aku menemukan tujuan asli pria itu sebelumnya.

    kemudian.

    Tubuh Monarch hancur seperti tanah yang mengalami kekeringan,dan segera dia berubah
    menjadi pasir dan mulai tertiup angin.
    Dan tiba-tiba,kata-kata yang diucapkan sebelumnya muncul di pikiran Jin Woo.

    "Tubuh roh akan menghilang ketika mati,dan itu tidak bisa menjadi bayangan.Dengan
    kata lain,aku tidak bisa menjadi prajuritmu".

    Kematian tubuh roh.
    Jin Woo baru pertama kali menyaksikan kematian tubuh roh.
    Dan Monarch itu tidak berhohong.
    Di dalam mayat Monarch yang berubah menjadi pasir,tidak ada kepulan asap hitam atau
    pesan yang menunjukkan jika itu bisa diekstraksi.
    Jin Woo lalu mengambil batu marmer hitam yang terkubur di pasir.

    "Memang sayang karena aku tidak bisa mendapatkan Shadow Soldier's,tapi ... Untuk kali ini,
    Aku harus puas hanya dengan ini saja"

    Jin Woo menatap Batu Marmer Hitam di tangannya.
    Dan wajah Jin Woo bisa tercermin secara sempuran pada permukaan yang seperti cermin.
    Ketika Jin Woo terus menatapanya,tangannya tiba-tiba terguncang oleh kekuatan yang
    kuat yang berasal dari Batu Marmer Hitam itu.

    'Para Rulers yang membuat ini ... '

    Mengapa?
    Potongan adegan tiba-tiba muncul di benak Jin Woo saat ia mendengar kata "Rulers".
    Dan ia kembali mengingat empat pasukan malaikat yang turun dari langit.
    Jin Woo sebelumnya merasa jika itu tidak nyata,tetapi segera setelah dia menemukan
    kebenarannya,ia merasa senang karena sesuatu.
    Dan disaat yang bersamaan,dia juga merasa seakan jantungnya tenggelam ke perutnya.

    "Apa,mungkin mereka bukan Rulers? "

    Tapi,jika sekelompok orang seperti itu muncul saat ini,aku tidak cukup menghadapinya.
    Tangan Jin Woo yang memegang marmer itu menjadi lebih kuat.

    "Aku harus menjadi lebih kuat"

    Dalam hal ini,aku beruntung karena mendapatkan kekuatan 'Shadow Monarch'.
    Aku memiliki kekuatan yang tidak terbayangkan,dan mungkin aku juga bisa melangkah
    lebih jauh lagi.
    Apa yang akan terjadi jika aku tidak menerima pemilihan sistem karena kurangnya nilai
    selama ujianku?
    Jin Woo lalu bangkit dengan tenang dan menatap pesan Sistem lalu berkata.

    'Hei ... coba katakan sesuatu'

    Tetapi Sistem tidak jawabannya.

    '...'

    Jika aku tidak mendapatkan apapun,aku sepertinya tidak bisa berhubungan dengan sistem.
    Jin Woo berbalik,dan ia tidak sengaja menendang sesuatu.

    Clang -

    'Umm?'

    Melihat ke bawah,itu adalah rantai hitam yang telah mengikat Moarch raksasa sebelumnya.
    Sejenak,mata Jin Woo dipenuhi dengan rasa ingin tahu.
    Dan keingintahuan biasanya berubah menjadi minat.

    "Mungkin ini ... mungkin ini bisa berguna nanti"

    Tangannya lalu mencengkeram rantai yang terhubung ke dinding.
    Dan seperti yang diharapkan.
    Jin Woo merasa jika kekuatannya dihisap masuk oleh rantai itu.

    'Oh'

    Rantai itu menyerap sihir.
    Satu baik-baik saja,tetapi seseorang tidak bisa begitu saja melarikan diri setelah dikelilingi
    oleh lapisan rantai ini,tidak peduli seberapa kuat orang itu.
    Jin Woo tertawa sambil menonton jumlah mananya yang berkurang.

    "Ini hadiah yang tak terduga?"

    Dengan hati yang bahagia,Jin Woo memanggil 『Devil King's Dagger』 lalu memotong rantai
    satu per satu.
    Namun,efek sebelumnya menghilang saat itu terpotong.

    "Uh"

    Bukan hanya satu,tetapi semuanya.

    'Apa?'

    Kepala Jin Woo lalu menoleh ke dinding.
    Dan Jin Woo sekali lagi memegang rantai yang menempel di dinding.
    Kemudian,seperti sebelumnya,efek segel muncul.
    Namun,itu tidak muncul dalam rantai yang terpotong.
    Dan Jin Woo kecewa.

    "... Ini"

    Rantai ini bukan artefak.
    Semuanya adalah kekuatan dari Dungeon.
    Dan ini berarti jika Jin Woo mengambil rantai,itu hanya akan berubah menjadi sampah.

    "Aku tidak bisa menggunakan ini"

    Jin Woo menaruh rantai ke lantai yang telah berubah.
    Ia merasa menyesal,tetapi Jin Woo setidaknya sudah mendapatkan hadiah lebih dari yang dia
    kira sebelumnya.
    Melalui ekspedisi ini,Shadow Army mendapatkan keluarga baru dari monster raksasa,
    dan levelnya juga melonjak hingga 122,dan bahkan mendapatk infromasi tentang Monarch
    dan Rulers.
    Sampai titik ini,itu adalah hasil yang sudah melampaui harapan.
    Jin Woo merelakan rantainya dan tersenyum.
    Segera setelah dia mengangkat kepalanya,Jin Woo menunjuk ke pintu masuk dengan ujung jarinya,
    dan para prajurit di depan Jin Woo melangkah serempak dan membuat jalan besar.
    Jin Woo lalu menyentuh bahu 『Ber』,yang telah dibersihkan dari kotoran,dan berbalik ke
    pintu masuk Dungeon.
    『Ber』,yang sangat tersentuh oleh sentuahn tangan Raja,mengikuti Jin Woo di belakangnya.
    Di belakang Jin Woo,ribuan Shadow Army,yang telah berkontribusi besar dalam memerangi
    para raksasa,berjalan dalam barisan.

    Tap ,Tap ,Tap ,Tap ,Tap.

    Dungeon dipenuhi dengan langkah kaki Shadow Army.
    Setelah berjalan beberapa saat,pintu masuk Duungeon mulai terlihat.
    Jin Woo tersenyum ketika melihat matahari menerobos pintu masuk.
    Ini adalah akhir Raid panjangnya di Jepang.

    * * *

    Ruang Kontrol Asosiasi Hunter Jepang.
    Di dalam ruangan,itu serasa seperti seekor tikus yang mati dengan tenang tanpa
    mengeluarkan sedikitpun suara.
    Tidak berlebihan untuk mengatakan bahwa semua karyawan yang ada disana bahkan
    lupa untuk bernapas.
    Semua saraf mereka saat ini terfokus ke layar besar,yang terletak di depan mereka.

    Gulp -

    Gulp -

    Hanya suara menelan ludah yang berulang-ulang terdengar.
    Video masih terputar di layar.
    Di dalamnya ada pemandangan Shinjuku yang diambil dengan kamera pendeteksi
    berkekuatan sihir yang terpasang di satelit.
    Kamera deteksi mana menampilkan mana dengan cahaya.
    Dan kekuatan sihir yang kuat digambarkan dengan cahaya yang sangat terang.
    Sedangkan kekuatan sihir yang lemah adalah cahaya kecil.
    Tapi saat ini,tidak ada seorang pun di ruang kontrol yang tahu apa arti massa besar cahaya
    yang terlihat di pusat Tokyo.
    Disana ada seribu titik cahaya,dan di depannya,ada bola cahaya yang sangat terang.
    Para pejabat asosiasi terpana oleh banyaknya jumlah itu.

    "Kau tahu,itu adalah panggilan milik Hunter Sung Jin Woo"
    "Ya Tuhan..."
    "Jika kau menghitung sekilasnya,bukankah itu lebih dari 500?"

    Ketua Matsumoto diam-diam menoleh ke tim analis yang duduk di sebelahnya.

    "Berapa banyak panggilannya?"
    "Ada banyak poin yang tumpang tindih,jadi tidak akurat,tapi kukira itu lebih dari delapan ratus"

    Delapan ratus.
    Jika para analis mengucapkan angka "khusus,"angka itu kurang lebih pasti akan tepat.
    Meski begitu,itu dua kali lebih besar dari panggilan yang Matsumoto lihat di Pulau Jeju.
    Matsumoto terkejut dengan itu.

    'Kapan jumlah panggilannya itu berlipat ganda?'

    Tidak,itu tidak normal untuk dapat meningkatkan jumlah panggilan.
    Matsumoto menggelengkan kepalanya dengan tangan yang bergetar.
    Jika itu musuh,itu akan membuatku pingsan seketika.
    Betapa senangnya saat Hunter Sung Jin Woo memberi belas kasihan kepada Jepang.
    Ketua asosiasi Matsumoto,yang masih terkejut,menoleh ke layar lagi.
    Dan ia melihat titik-titik cahaya yang bergegas masuk ke cahaya yang trang.
    Tepat sebelum pertempuran antara raksasa yang menjaga Gates dengan Hunter Sung Jin Woo,
    semua orang memegang tangan mereka yang dipenuhi keringat dan terus menyaksikan bahwa
    titik-titik cahaya terus-menerus muncul.
    Dan akhirnya -
    Pilar cahaya yang berkedip menghilang.

    "Wow, aaah!"

    Seolah menunggu,sorakan yang mengguncang seluruh ruangan akhirnya meledak saat itu.
    Para karyawan bersorak,tertawa dan menangis menikmati kegembiraan itu.
    Karena,saat itulah kepulauan Jepang dibebaskan dari kengerian msonter raksasa.
    Dan semua itu dilakukan oleh seorang Hunter Korea.

    ...

    Matsumoto,ketua asosiasi,yang diam-diam menatap layar dengan mulut tertutup,
    mengangguk pada dirinya sendiri.
    Ketika rencananya dihancurkan Jin Woo,ia kesal,ia membenci dan mempertanyakan mengapa
    Hunter seperti itu harus lahir di Korea,bukan di Jepang.
    Tapi sekarang dia berterima kasih kepada surga karena kemunculan Hunter Korea itu.
    Jika bukan karena dia,Jepang pasti akan ...
    Ketua Asosiasi Matsumoto,yang bergidik pada imajinasinya yang mengerikan,
    mengangkat telepon untuk melakukan hal terakhir yang harus dilakukan.
    Telepon terhubung dengan cepat.

    "Bagaimana keadaannya?"

    Di penerima,suara tegang Perdana Menteri Jepang mengalir keluar.
    Ketua Matsumoto lalu menjawab dengan suara tegas.

    "Jepang ... Krisis Jepang telah berakhir"

    Di bagian penerima,ia mendengar banyak sorakan yang dipenuhi sukacita.
    Tetapi Perdana Menteri terus berbicara dengan sopan,menyembunyikan kegembiraannya
    sebanyak yang dia bisa.

    "Terima kasih,Matsumoto.Namun bukan berarti tanggung jawabmu sebagai Ketua asosiasi
    akan begitu saja menghilang"
    "Tentu saja"

    Matsumoto sudah siap.
    Seorang penyendiri yang gagal harus melepaskan lehernya sendiri.
    Lalu bagaimana dengan rasa malu kegagalan dalam menyelamatkan negara?
    Dalam menghadapi kekalahan total,Matsumoto tidak dapat memberikan alasan apa pun
    dari mulutnya.
    Dia lalu berkata pelan.

    "Aku akan senang mendapatkan hukuman apa pun.Itu ... itu adalah hal terakhir yang harus
    aku lakukan"

    * * *

    Berita tentang semua raksasa yang terbunuh langsung menyebar ke seluruh dunia.
    Dari negara tetangga Korea ke Amerika Selatan dan Brasil,yang terletak di seberang Jepang.
    Dunia telah mendengar aksi Jin Woo.

    [Satu Hunter menyelamatkan seluruh negara!]

    Pesan tentang munculnya Hunter kelas negara baru terus tersebar.
    Apa yang berbeda dari saat Pulau Jeju adalah bahwa orang Korea bukan satu-satunya
    yang mengatakan demikian.

    Maryland Timur.

    Hunter A.S., yang dengan aman menyelesaikan Gates Rank-S,sedang menunggu perayaan
    yang disponsori pemerintah.
    Namun,para Hunter tidak bisa memasuki ruang pesta dan terus berdiri di depan TV yang ada
    di ruang tunggu hotel tempat berita tentang Jepang mengalir.

    "Apa"

    Tidak ... ini masuk akal.
    Itu tidak masuk akal.
    Yuri Orlov,Hunter Rank-S paling terkenal di dunia,bahkan tidak bisa melakukan apa-apa
    dan terbunuh dalam sekejap mata.
    Pergerakan raksasa besar yang membunuhnya juga tertangkap kamera.
    Pada kecepatan itu,tidak cukup hanya memberinya label monster saja.
    Tapi seorang Hunter Rank-S baru saja membunuh raksasa sialan itu sendiri?

    [... Hunter Jin Woo didampingi Hunter Rank-D,Yoo Jin-ho tiba di Jepang pada hari yang sama ...]

    Apa-apaan ini.
    Apa mereka bermaksud mengatakan jika dia membunuh mereka semua dengan Hunter Rank-D?
    Itu tidak bisa dipercaya.
    Tapi apa yang walaupun begitu kamera yang menunjukkan orang-orang Jepang yang senang
    dengan air mata mereka adalah kenyataan.

    Beep -

    Di layar yang dikonversi,sesosok mayat raksasa super besar terlihat tergeletak di lantai
    tanpa daya.

    Hening!

    Tigar Hunter Rank-S lali mengerang melihat itu.
    Fakta bahwa monster itu mati baru mulai terasa nyata bagi mereka.

    kemudian.

    "Kalian,ternyata ada di sini"

    Tiga orang menoleh sekaligus dalam suara yang terdengar dari samping mereka.
    Dan saat menoleh,mata ketiga Hunter itu membesar.

    "Thomas ... "

    Disana,ada Thomas Andre yang tertawa dan menunjukkan selembar kertas.

    "Apa ini?"
    "Memorandum tentang menerima hasil taruhan dengan sungguh-sungguh"
    "Ya-?"

    Tidak tertarik dengan reaksi ketiga Hunter itu,Thomas menuliskan barang-barang yang
    mereka pertaruhkan sebelumnya,satu per satu.

    "Kau adalah kapal pesiar,kau rumah,dan kau ... "

    Thomas,yang menatap ketiga Hunter ketiga,menggaruk samping kepalanya dengan ujung pulpen.

    "Apa yang telah kau lakukan?"

    Pria yang diarahkan itu menelan ludah dan berkata dengan cepat.

    "Aku tidak mengingat apapun tentangmu"
    "Yah,kau punya sesuatu yang bagus denganmu saat ini"
    "Aku punya apa-apa"
    "Dasi"
    "Tidak,aku..."

    Thomas membuka kacamata hitamnya sedikit dan menatapnya,dan lelaki itu tidak bisa
    berkata apa-apa lagi.
    Dia telah melihat kekuatan 'Goliath',yang meremas Hunter Rank-S dengan tangan kosong
    sebelumnya.
    Karena itu,dia tidak ingin disentuh oleh Thomas,yang mana itu sama saja seperti berjalan di
    dalam Dungeon Rank-S sebagai seorang Hunter peringkat rendah.

    "Dasi"

    Pria itu berteriak dan kemudian membuka ikatan dasinya.
    Setelah beberapa saat,Thomas,yang bersenandung dengan senang pergi ke restoran,
    dan bertemu dengan wajah yang dikenalnya lalu berhenti.
    Laura adalah manajer,yang bertanggung jawab atas manajemen Hunter top di Guild Scavenger.
    Ketika dia mendekat,Thomas bertanya,dan memamerkan dasinya.

    "Bagaimana dengan dasiku?"
    "Kelihatannya mahal,tapi tidak cocok dengan kemeja Hawaii"
    "Ya?"

    Thomas membuka ikatan dasi dan meremasnya lalu membuangnya ke tempat sampah
    di sebelahnya.

    "Aku juga berpikir begitu"

    Laura,yang sudah lama bersama Thomas,selalu mengatakan pendapatnya tanpa ada
    sanjungan atau apapun.

    "Kita dapat masalah"
    "Masalah?"

    Thomas mendongak saat mendengar itu.
    Dari pengalaman panjangnya,Thomas tahu bahwa dia tidak pernah datang dan berbicara
    secara langsung padanya jika Guild tidak memiliki masalah yang sangat besar.

    "Apa masalahnya?"

    Laura lalu berkata dengan suara jengkel.

    "Pada Konferensi Guild Internasional kali ini,daftar guild yang diundang oleh 『Biro Hunter』
    sudah muncul,dan disana ada nama Guild Ahjiin dari Korea"
    "Guild ... Ahjin"

    Thomas merasakan firasat buruk setelah mendengar nama itu.
    Dan suara Thomas menjadi berat.
    Laura juga mengangguk.

    "Ya,ini adalah Guild yang dibuat oleh Hunter Sung Jin Woo"

    Sesuai dengan yang Thomas bayangkan.
    Ia merasa jika dia akan segera mengalami sakit kepala.
    Thomas lalu mengerutkan kening dan berkata.

    "Dia datang ke Amerika"

    Sebelumnya I Index I Selanjutnya

    3 Responses to "Solo Leveling Ch 177"

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel