Solo Leveling Ch 207



  • Chapter 207


    Apakah masih kemungkinan untukku selamat?
    Presiden Kim,yang tahu jika Woo Jin-cheol serius,segera memberi jawabannya tanpa berpaling.

    "Yah,tentu saja,para Hunter harus melakukan pekerjaan mereka.Pikiranku terlalu pendek.
    Aku membuat pernyataan yang salah"



    Woo Jin-cheol bangun dan pergi saat ia melihat Presiden gugup dan menganggukkan kepalanya
    berkali-kali.

    Tapi -

    Bahkan setelah Woo Jin-cheol pergi,Presiden dan Perdana Menteri tidak mampu bangun
    dari posisi mereka untuk sementara waktu.

    "..."
    "..."

    Mereka menyadari betapa mengerikannya seorang Hunter.

     * * *

    "Apa terjadi sesuatu disana?"

    Di dalam mobil yang berangkat,petugas yang duduk di kursi bertanya.

    "Apa aku terlihat seperti itu?"
    "Ya,Ketua"

    Karyawan lain terus menatap staf yang bertanya.
    Woo Jin-cheol yang menyaksikan staf senior mengawasi juniornya hanya tersenyum.

    "Untuk pertama kalinya,aku ingin melakukan apa yang harus kulakukan sebagai Ketua"

    Woo Jin-cheol berbicara di kursi belakang mobil.

    '... Terima kasih Tuhan'

    Aku sudah terbiasa untuk ditakuti karena mataku yang liar dan fisik besarku.
    Jika itu adalah bagian dari pekerjaan Asosiasi,aku akan menerimanya.
    Ketika aku memutuskan untuk duduk di sini atas nama Ketua,takdirku sudah ditentukan.

    "Kemana kita akan pergi sekarang Ketua?"
    "... sebuah Guild"

    Dia merasa seperti seorang yang putus asa jika pulang,dan berlari dari semua ini.
    Karena pekerjaannya sendiri masih tertumpuk seperti Gunung.

    'Aku hanya harus pergi dan menyelesaikannya saja'

    Seperti kalian ketahui,Woo Jin-cheol adalah jantung Asosiasi,dia orang yang sibuk.
    Staf lalu menginjak gas mobil dan membawa mereka menuju tujuan berikutnya.
    Entah berapa banyak waktu telah berlalu.
    Woo Jin-cheol yang terus memandang keluar dari jendela,merasa heran saat menyadari sesuatu.
    Dia melihat mobil hanya berjajar diam dan memenuhi seluruh badan jalan.
    Tidak peduli seramai apapun jalanan kota Seoul,apa laju mobil akan terhenti seperti ini?

    'Apa ada Gates yang muncul di tengah jalan lagi?'

    Woo Jin-cheol yang cemas menatap ke sekeliling lingkungannya.
    Namun,suasana di jalanan itu tidak bisa di simpulkan begitu saja.
    Apa semua pengemudi mobil berhenti dan berkalan keluar untuk menatap langit?
    Tidak,itu tidak hanya para pengemudi mobil.
    Bahkan para pejalan kaki dan orang di seluruh sisi jalan berhenti untuk melihat ke arah langit.
    Bahkan staf yang ada di kursi depan mencoba untuk memandang langit.

    'Ada apa ini...?'

    Woo Jin-cheol bingung.

    "Hei,apa yang terjadi?"
    "Ya,Ketua Asosiasi"

    Petugas tersentak dan kemduian menunjuk ke atas kaca depan.

    "Yah,itu ..."

    Wajah Woo Jin-cheol menjadi kaku.
    Ini tidak nyata bukan?
    Tidak,jika itu bohong,maka tidak ada alasan untuk semua orang untuk melihat langit dengan
    ekspresi yang sama.
    Tapi Woo Jin-cheol,yang tidak mau percaya dengan apa yang dia lihat,bergegas keluar,sama
    seperti pengemudi lain lakukan.
    Dan benar,matanya tidak berbohong.
    Woo Jin-cheol yang menatap langit,menunjukkan ekspresi yang tidak bisa diungkapkan.

    "Bagaimana... Bagaimana ini bisa terjadi?"

    * * *

    Jin Woo sangat puas dengan hasil uji coba-nya.
    Keputusan Jin Woo benar-benar tepat.
    Dan hasilnya 『Ber』 menjadi lebih kuat lagi saat ini.
    Dan itu jauh lebih baik daripada yang dia harapkan.
    Sayangnya,『Ygritte』 tidak mengalami itu,tapi,peningkatan 『Ber』 adalah hasil yang cukup baik
    bagi Jin Woo.
    Dan mungkin semua anggota Raid Hunters saat ini sedang membuka mulut mereka lebar-lebar
    di dalam Dungeon.
    Jin Woo tertawa ketika dia membayangkan Cha Hae-in melebarkan matanya.
    Dia sebenarnya ingin berbicara lebih banyak bersamanya,tapi sayangnya ada hal yang harus
    ia prioritaskan saat ini.
    Jin Woo khawatir oleh Thomas dan Renat Neermann,dan ia lalu menghubungi Thomas pertama.
    Niat Renat Neermann sudah bisa ditebak oleh Jin Woo.
    Panggilan langsung tersambung.

    "Tuan Sung!"

    Thomas juga terdengar senang setelah menerima panggilan Jin Woo.

    "Aku ingin memberi hadiah fantastis untuk Tuan Sung"
    "Sekarang?"
    "Tidak,jika kau tertarik,aku akan membicarakannya terlebih dahulu denganmu"

    Jin Woo mengatakan kepada Thomas bahwa dia sedang sedikit sibuk,dan karenanya,suara
    penerima terdiam sejenak.
    Setelah beberapa saat.
    Thomas berbicara dengan suara yang tampaknya menahan sesuatu.

    "... Aku senang jika Tuan Sung mengharapkannya.Jadi dimana kita akan bertemu? Aku ingin
    untuk menyerahkan hadiah ini segera mungkin"
    "Aku akan datang ke semua tempat yang kau pilih"
    "Tuan Sung,apa kau akan datang ke mari? Yah,jika seperti itu,ini benar-benar membantuku,karena
    akan berbahaya jika aku membawanya kemana-mana begitu saja"
    "Bahaya?"

    Jin Woo,yang bingung sejenak,mengatakan bahwa ia akan pergi ke sana segera,dan kemudian
    mengakhiri panggilannya.

    '... Itu bukan bom,kan?'

    Tentu saja tidak mungkin.
    Untuk seorang Hunter kelas negara,akan menjadi jauh lebih efektif untuk menangani hal
    itu sendiri daripada menggunakan sebuah bom.
    Tapi 『Ber』 membuyarkan pikiran Jin Woo yang sedang memikirkan hadiah apa yang akan
    diberikan oleh Thomas.

    [Raja,aku mohon.]
    "Ya?"
    [Apa aku bisa melawan orang asing sekali lagi?]
    " ... "

    Jin Woo yang berpikir untuk sementara,menggelengkan kepala seolah-olah ia sedang
    berusaha untuk melepaskan itu dari pikirannya.
    Apa yang kukhawatirkan.
    Jin Woo penasaran dengan pertumbuhan 『Ber』,tapi dia tidak bisa menmbuatnya bertarung
    dengan Thomas.
    Jin Woo tidak ingin Thomas terluka atau 『Ber』 dikalahkan dan menghilang.
    Bila mereka berdua berhadapan,ini pasti tidak akan berakhir hanya dengan sedikit tergores.

    'Tapi...'

    Dalam diri 『Ber』,Jin Woo merasakan keinginan yang kuat untuk menguji dirinya sendiri,dan
    ini akan terlalu berbahaya untuk Thomas.

    "『Ber』"
    [Apa yang ingin Anda katakan kepadaku.Raja]
    "Akan ada waktu dimana kau bisa menguji kekuatanmu.Jangan terlalu tergesa-gesa"
    [Aku akan mengingatnya]
    "Dan kau terlalu banyak menonton drama.Apa kau melihatnya setiap hari atau bagaimana?"
    [Aku hanya mengikuti perintah Raja]
    "Jawab ya atau tidak"
    [Ya]
    "Bagus"

    Setelah mengatakan apa yang harus ia katakan pada 『Ber』,Jin Woo yang senang menuju tempat
    pertemuannya dengan Thomas.

    * * *

    "Oh,Tuan Sung! Aku tidak tahu berapa lama aku sudah menunggu untuk saat-saat seperti ini"

    Thomas menyambut Jin Woo yang datang menemuinya.
    Hadiah yang asli bukanlah sukacita,tetapi sukacita setara dengan itu. Note : Whatever
    Dari ketika dia mendengar jika Jin Woo menginginkan sebuah belati.
    Thomas telah menunggu agar senjata terbaik yang dimiliki Guild bisa diserahkan kepada
    tangan Jin Woo.
    Dan hal ini juga yang membawanya mengnjungi negeri di timur jauh.
    Apa yang terjadi jika seorang Hunter kuat memiliki senjata yang kuat?
    Sesuai dengan yang kalian bayangkan.
    Itu akan menjadi sangat sempurna.
    Ketika Thomas' menjetikkan jarinya,pengawal keluar dengan sebuah kotak yang ditutupi
    dengan kain.
    Jin Woo yang itu tidak terlalu mengharapkan hadiahnya,menatap kotak dalam cara yang
    tak terbayangkan,dan matanya secara bertahap berubah menjadi tajam saat penjaga berjalan
    semakin dekat dengannya.

    'Apa...?'

    Woo Woong, Woo Woong.

    Sesuatu yang ada di dalam kotak beresonansi dengan energi sihir Jin Woo.
    Thomas,yang menyadari perubahan ekspresi Jin Woo,menggenggam tinjunya dalam-dalam.

    'Aku memilih hadiah yang tepat!'

    Senjata ini sudah memilih Hunter Sung Jin Woo sebagai tuannya.
    Dan itu Thomas simpulkan saat ia merasa bahwa Jin Woo dan senjata yang ada di dalam kotak
    seakan sudah mengenal satu sama lain.
    Kotak lalu diletakkan di atas meja yang ada di antara Thomas dan Jin Woo.

    "Ini adalah hadiah karena Tuan Sung sudah mengampuniku dan Guild Scavengers-ku"

    Thomas menyambar tepi kain yang menutupi kotak dan dengan hati-hati membukanya.

    Gulp -

    Kain terbuka dan bagian dalam kotak mulai terlihat.
    Itu adalah kotak transparan yang membuat orang bisa melihat bagian dalamnya.
    Dan di dalam kotak,ada dua belati.
    Tidak,aku tak salah jika aku menyebutnya belati?
    Jin Woo sedikit bingung.
    Belati ini lebih pendek daripada pedang panjang dan lebih panjang dari belati normal.
    Tapi bukan hanya panjangnya saja yang terasa aneh.
    Tampilannya yang putih seputih salju juga terasa mistis.
    Belati terbuat dari bahan non-logam yang Jin Woo tidak ketahui.
    Belati ini terbuat dari bahan monster,sama seperti belati yang pertama kali Jin Woo dapatkan.
    Dan Jin Woo sadar jika belati depannya ini terbuat dari gigi monster.
    Dan ada satu monster yang dapat memancarkan energi semacam ini yang ia kenal.

    "Karmish..."

    Dengan nama Monster yang tidak sengaja muncul,Thomas menepuk tangannya dengan gembira.

    "Hanya dengan melihatnya saja kau bisa menebak bahannya"

    Tebakan Jin Woo tepat.
    Tapi ada pertanyaan yang muncul setelah itu

    "Bukankah tubuh Karmish's dijaga oleh 『Biro Hunter』...?"
    "Sesuai dengan kehendak pemerintah Amerika Serikat yang ingin menjaga tubuhnya,kami
    memutuskan untuk menyerah pada tubuhnya.Tapi aku mampu untuk mendapatkan lebih
    banyak daripada uang berkat itu"

    Thomas tertawa memikirkan Raid yang berdarah itu.

    "Dan aku mendapatkan salah satu giginya sebagai souvenir"

    Masalahnya,bagaimanapun,siapa yang bisa membuat senjata dari salah satu bagian tubuh
    mayat Monster kuat seperti itu.
    Walau ada satu.
    Tapi,pengrajin itu sudah meinggal,dan tidak bisa lagi membuat karya lain dari tubuh Naga Karmish,
    tambah Thomas.

    "Pada waktu itu,panjang giginya agak pendek untuk dijadikan pedang panjang,jadi kami
    memutuskan untuk menjadikannya sebuah belati"

    Wajah Thomas dengan jelas,mengungkapkan situasi saat itu.
    Perlahan-lahan mengganti topik,Thomas mendorong belati,yang ada di dalam kotak ke sisi
    Jin Woo.

    "Ini akan menjadi milikmu sekarang"

    Senjata yang terbaik pasti akan bertemu dengan pengguna terbaik.
    Menenangkan hatinya yang bergetar,Thomas mengintip reaksi Jin Woo.
    Jin Woo lalu menarik belati keluar.

    Whoosh -

    Belati ditarik keluar dengan mudah,seolah-olah itu adalah bulu.

    Ring ~!

    Setelah itu,suara mesin yang akrab muncul di kepala Jin Woo.
    Dan segera,statistik rinci milik belati datang ke hadapan Jin Woo.

    'Apa?'

    Jin Woo tidak percaya dengan apa yang dilihat oleh matanya.
    Bagaimana tidak.
    Statistik belati ini tidak masuk akal,bahkan walau dibandingkan dengan 『The Devil King Dagger's』,
    yang Jin Woo sudah gunakan sebagai senjata utama.

    [Item: 『The Devil King Dagger's』]
    [Rarity: S]
    [Type: Dagger]
    [ATK +220]

    [Belati diperoleh dari Monarch Demon,Baran] 
    [Jika Anda menggunakan dua 『The Devil King Dagger』,efek yang ditetapkan akan diterapkan]
    [Mengatur efek 'Two-in-One': kekuatan Statistik ditambahkan ke setiap belati meningkatkan Damage]
    [Jika Anda menambahkan lebih dari 300 Strength,kekuatan serangan Anda akan lebih dari 500]

    Jin Woo pikir jika efek set ini saja sudah cukup untuk untuknya.
    Tapi sekarang,setelah melihat statistik belati di tangannya.
    Ia seakan melihat dunia baru yang sangat berbeda.

    '... Apa maksudnya ini?'

    Sebelumnya I Index I Selanjutnya

    41 Responses to "Solo Leveling Ch 207"

    1. Akhirnya bs tidur dg tnang..tinhgal htk min hhh...makasih min..

      ReplyDelete
    2. damage +1500 owkwowkwokwwo IMBA

      ReplyDelete
      Replies
      1. This comment has been removed by the author.

        Delete
    3. duhh apa sih yang terjadi sampe langitnya berubah aneh?
      kok jinwoo ga sadar ya?

      jd ga sabar lg mau liat lanjutannya. terimakasih minn
      ditunggu chapter selanjutnyaa

      ReplyDelete
    4. Mantap min, lanjutkan,seru banget ini

      ReplyDelete
    5. Detik detik menuju Great War.
      Btw dagger nya gg cuk damagenya kwkwkw

      ReplyDelete
      Replies
      1. This comment has been removed by the author.

        Delete
    6. dagger tipe donasi ke GM ini mah.. imba attacknya

      ReplyDelete
      Replies
      1. hahaha.... ane donasi 3jt aja gak dapet senjata imba.. paling diberi Godlike 3 opsi..

        Delete
    7. Anjay malah bersambung pas mau liat stat daggernya :/

      ReplyDelete
    8. wew... dia dapat senjata yang sangat GG... thanks min, ditunggu next chapternya...

      ReplyDelete
    9. Gas gas gas.. Slalu d tungg selalu d nanti minn... Mantap lah gsubx... Cma dsinnnii yg pling top

      ReplyDelete
    10. Apa maksudnya ini...?
      Nanggung min

      ReplyDelete
    11. wowowowo terima kasih min
      lanjutkan penasaran lanjutannya

      ReplyDelete
    12. Ayo om, cemunguth!! Jgn kasih kendor!! ����

      ReplyDelete
    13. Kenapa end ps bagian gregetny, pnasaran ama stat daggernya

      ReplyDelete
    14. Wadooo gsntung nihk, penasaran min -_-

      ReplyDelete
    15. Yok min yg semangat :D sebisa mungkin gw share ni web wkwkwk

      ReplyDelete
    16. Mantap banget min, makin penasaran sama next chapternya,gi mana kabar si nnerman ya? Wkwkwk

      ReplyDelete
    17. Replies
      1. dinovel english nya kan udah jauh gan 😁

        Delete
      2. Tempat baca novel sl english yg bagus dimana gan?

        Delete
    18. aarrrggg.... fak...
      aaaaaaa... kentang min.. T_T please min..
      aku mupeng,....
      aaaaaaaaaaaaa...

      ReplyDelete
    19. semangatt!! dan lanjutkan terossss!! gas pol pokoke

      ReplyDelete
    20. Rapi translate nya, kira2 biar semangat pulsa 50rb... gimana.?

      ReplyDelete
    21. Lanjutkan min solo leveling aka i am leveling solo nya !!!!! Mantul!!!!

      ReplyDelete
    22. min di tlnovelndo udh tamat solo leveling nya

      ReplyDelete

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel