Corporate Slave Hero Says He’s Quitting His Job Ch 01



  • Pahlawan yang Mengundurkan Diri



    Sejak kapan aku mulai benci mengayunkan pedang,aku penasaran.


    Ditunjuk sebagai seorang Pahlawan sesaat setelah lahir,aku berakhir dengan bertempur
    melawan monster untuk melindungi umat manusia.

    Karena Monster adalah musuh umat manusia,itu yang mereka katakan.

    Karena Demons adalah eksitensi yang jahat,itu yang mereka katakan.

    Karena Raja Iblis merupakan akar dari kejahatan,itu yang mereka katakan.



    '--Kau pembunuh!'



    Kapan itu,ketika aku dipanggil seperti itu oleh Demon?

    Hatiku yang baru berusia 15 tahun terguncang dan kemudian,menerima serangan kejutan
    dari Demon yang lain,aku kehilangan 3 anggotaku.

    Dan saat ini,setelah aku memenangkan pertarungan dan kembali ke Base,sekali lagi
    aku dipanggil seperti itu.



    'Kau pembunuh!'



    Kata-kata dari kelurga ketiga orang yang terbunuh.

    Karena aku pengecut,karena aku tidak cukup kuat,karena aku tidak berpengalaman.


    'Kenapa kau tidak menyelamatkan suamiku!?'

    'Kenapa anakku yang harus terbunuh!?"

    'Itu karena kau yang tidak melindungi mereka!'

    'Kau membunuh mereka!'


    Aku yang saat itu sangatlah lemah,jadi aku menerima semua perkataan mereka dan
    berkonsentrasi menempa kekuatanku sendiri.

    Itu sangat gegabah.

    Aku berlanjut memburu monster dan melemparkan diri kedalam pertempuran.



    'Betapa mengagumkan untukmu yang sudah datang sejauh ini'



    Dan kemudian,saat aku menyadari jika aku sudah berhasil dipanggil seorang Pahlawan
    terkuat dan lainnya,dan saat aku akhirnya berhasil mencapai ke hadapan Raja Iblis.

    Kesimpulan yang tidak perlu dikatakan,apa yang kubicarakan adalah hal seperti.


    Kemenangan yang luar biasa.


    Tiba pada hasil yang sudah diharapkan.

    Sambil menatap Raja Iblis yang sekarat,aku mulai bertanya kembali di dalam pikiranku.



    "Kenapa kamu tidak senang? Tidakkah kamu senang dengan kemenangan ini?" Itu yang kutanyakan.



    Namun,tidak perlu untuk menjawabnya.

    Karena dengan ini tugasku sudah selesai.



    Itulah yang seharusnya terjadi---



    Kelahiran Raja Iblis baru akan terjadi 6 tahun lagi.

    Aku yang berumur 22,sekali lagi dipercayakan tanggung jawab untuk membunuh Raja Iblis.

    Aku mulai perjalanan dengan 3 orang anggota baru dan pergi langsung menuju kastil
    Raja Iblis hanya dengan beberapa orang.

    Tidak ada rintangan yang terlalu sulit untukku yang sudah pernah membunuh Raja Iblis.

    Hanya Raja Iblis yang berbeda,namun.....

    Kami yang tiba di kastil Raja Iblis,kami memojokkan Raja Iblis menuju akhir
    kehidupan dan berjuang sampai hanya tersisa satu langkah lagi.



    "Sudah berakhir,Raja Iblis"

    "Ugh...."



    Itu ketika aku mengangkat pedang dan hendak mengayunkannya turun menuju lehernya.

    Dari dalam helmnya,Raja Iblis itu terlihat sedang menangis.

    Aku menghentikan pedangku saat itu juga.




    Aku benar-benar berhenti mempedulikan apapun.



    Alasanku mengayunkan pedang.

    Tentu saja bertujuan untuk melindungi umat manusia--itulah yang seharusnya.

    Namun,apa ada manfaat untukku melindungi umat manusia?

    Apakah ada kebutuhan untukku mengambil nyawa seseorang?


    Di tempat pertama--apakah aku perlu untuk menjadi seorang Pahlawan?




    "....Aku berhenti"




    Dan sekarang,saat ini.

    Aku menarik kembali pedang suciku dan berbalik membelakangi Raja Iblis.



    "Aku berhenti menjadi seorang Pahlawan"


    Aku melemparkan batu sihir yang digunakan untuk melarikan diri di hadapan kelompokku
    yang terjatuh dan tercengan.

    Mereka kurang lebih hanyalah anggota yang selalu bersamaku sampai sekarang.

    Mereka tidak memiliki kekuatan tersisa untuk membunuh Raja Iblis lagi,jadi jika
    aku meninggalkan mereka disini maka mereka pasti akan terbunuh.



    "Ap-apa yang kamu katakan setelah pergi sejauh ini!?"

    "Itu benar! Bunuh Raja Iblis!"



    Mengabaikan suara dari Knight dan Sorcerer yang merupakan anggotaku,aku mengambil
    batu sihir terkahir.



    "Kemana......mau kemana kamu?"



    Anggota keempat,Saintess menatap mataku sambil terus menempel kepadaku.


    "Ayo kita lihat.... Aku akan menghabiskan waktu di desa yang terpencil.Aku sudah
     muak bertarung hanya demi seseorang"



    Saat aku menjawab seperti itu,Saintess terlihat menyerah akan semuanya dan menutup
    matanya.

    Sepertinya dia mengabaikan perilaku-ku.

    Dua yang lainnya meneriakan sesuatu,tapi mereka tidak bisa menghentikanku.



    "Selamat tinggal"



    Aku menghancurkan batu sihir untuk berpindah.

    Dengan ini aku akan dipindahkan ke Kota terpencil.

    Aku akan menjual perlengkapanku dan mendapatkan beberapa uang.

    Mereka seharusnya bisa berubah menjadi uang yang cukup untuk membangun sebuah rumah.

    Jika aku membangun rumah maka aku harus membuka lahan pertanian.

    Aku benar-benar seorang petani pemula,tapi ada banyak waktu untukkku yang memiliki
    kekuatan dari seorang Pahlawan.

    Beberapa tahun,beberapa dekade,beberapa abad.

    Aku akan hidup dengan sangat nyaman demi kesenanganku sendiri.




    Pada akhirnya,sosok dari Raja Iblis memasuki area penglihatanku secara kebetulan.



    Untuk beberapa alasan,mata yang menatapku dari balik helm terasa seperti mereka
    menatapku dengan keirian.

    Penampilan dari Raja Iblis yang kulawan terakhir kali sebagai seorang Pahlawan.



    Seperti itulah,aku berhenti menjadi seorang Pahlawan.



    Cerita Pahlawan Adel berakhir disini.



    Apa yang dimulai dari sekarang adalah cerita dari Adel yang biasa,benar-benar
    menikmati sisa kehidupannya.

    Aku benar-benar akan menghabiskan hidupku dengan kehidupan yang santai.

    Index I Selanjutnya

    0 Response to "Corporate Slave Hero Says He’s Quitting His Job Ch 01"

    Post a Comment

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel