Solo Leveling Ch 205



  • Chapter 205


    [Raja,tolong ... Aku ingin mengatakan sesuatu padamu]

    『Ber』 dengan tiba-tiba memanggil.
    Ada apa dengan prajurit terkuat yang memimpin Koloni Semut dan bertarung di terjauh ini?



    "Ada apa?"

    Jin Woo menjawab pertanyaan 『Ber』.
    Kemudian 『Ber』 dengan hati-hati meminta izin darinya.

    [Bolehkah aku memakan mayatnya?]

    『Ber』 mengatakan jika lawannya adalah Boss yang saat ini keluar dari Dungeon karena
    Dungeon Break.
    Dan dialah yang membunuh Boss itu sendiri.
    Bahkan,walau memiliki peringkat yang sama,Greed tidak bisa memberontak pada 『Ber』,
    dan bahkan dia tidak bisa menatap lurus pada matanya.
    Jin Woo memikirkan alasan mengapa 『Ber』 menginginkan ini untuk sementara waktu,
    dan akhirnya Jin Woo mencapai sebuah pemikiran terntentu.

    'Tentu saja itu bukan...?'
    'Semakin banyak dia membunuh dan memangsa,semakin kuat pula dia'

    Ini dia!
    Ramalannya benar.
    Ekdisis. Note : eksidis itu ganti cangkang luar
    Artinya,pertumbuhan ke level selanjutnya.
    Setelah bergabung dengan Shadow Army,『Ber』,yang selalu berada di garis depan dan
    bertarung dengan lebih banyak musuh daripada prajurit lainnya,akhirnya membuka pintu
    untuk peningkatannya.
    Dan jika aku membandingkannya dengan seberapa kuat 『Ygritte』 atau Iron setelah melalui
    peningkatan.
    Itu berarti .....

    "Ini kabar yang sangat baik"

    『Ber』 adalah seorang prajurit Class General yang sudah mengalahkan Hunter Rank-S bahkan
    sebelum ia menjadi Shadow Soldier's.
    Dan dia salah satu dari dua Shadow Soldier's yang memiliki Class tertinggi.

    "Jadi sekarang aku bisa mendapatkan kekuatan baru darinya,huh?"

    Jin Woo sangat penasaran dengan apa yang akan terjadi jika statistik 『Ber』 setelah
    mengalami peningkatan.
    Jin Woo lalu berkata kepada 『Ber』,yang sedang menunggu jawaban.

    "Tentu"
    [Terima kasih,Raja.Aku akan mengirim para semut kembali ke tempat Raja sekarang]
    "Tidak"

    Jin Woo tertawa.
    Tentu saja,『Ber』 yang berjarak beberapa puluh kilometer jauhnya dari Jin Woo tidak bisa
    melihat wajahnya.

    "Shadow Army"

    Jin Woo memanggil 1.200 Shadow Army miliknya.
    『Ygritte』 yang memimpin para Ksatria,『Tusk』 yang memimpin High Org,para Naga,Six
    yang memimpin para raksasa,beruang es yang dipimpin oleh Tank,dan kemudian
    Greed yang mengambil alih kepemimpinan semua prajurit yang tersisa.
    Mereka semua mendengar perkataan Jin Woo.
    Semuanya memusatkan semua perhatian mereka pada panggilan Jin Woo.
    Dan merasa sedikit bersemangat sekaligus tegang.
    Merasakan perasaan nyaman karena mendapatkan banyak perhatian,Jin Woo memberi perintah.

    "Safe House"
    [.................!]
    "Kembalilah!"

    Saat perintah keluar,seluruh Shadow Army mulai bergerak.
    Tentara dalam bentuk bayangan dengan cepat berkumpul dari masing-masing sisi menuju
    ke arah Jin Woo.

    [Raja ... Mengapa kamu menarik semua prajurit?]

    Jin Woo tertawa dan berkata kepada 『Ber』 yang terkejut sekaligus bingung.

    "Mulai sekarang,kita berdua yang akan bermain"

    Ini adalah pilihan terbaik untuk mempercepat peningkatan 『Ber』.
    Sama seperti yang biasa,Jin Woo bertarung dengan 『Ber』 untuk memaksimalkan kecepatan
    peningkatannya.
    Ada banyak Dungeon Break di daerah ini,jadi,jika kamu bergerak bersama,kemungkinan
    menaikkan level 『Ber』 sangatlah mungkin bisa dipercepat.
    Walau areanya sangat luas dan menjadi kurang efisien jika dilakukan hanya dengan berdua,
    tetapi,Jin Woo masih mementingkan peningkatan 『Ber』.

    [Raja ...]

    『Ber』 tidak berbicara dengan suara kegembiraan.
    Orang ini.
    Ketika dia disuruh menjaga ibu dan Jin-ah agar Jin Woo bisa tenang,dia pasti telah
    menonton banyak acara TV sepanjang waktu dari balik bayangan.
    Ketika proses kembalinya Shadow Army hampir selesai,Jin Woo bertanya.

    "Tidakkah menurutmu ini akan mudah?"

    Tentu saja,Jin Woo tidak mendapatkan jawaban dari 『Ber』.
    Peningkatan itu tidak mudah,tapi 『Ber』 tetap perlu melakukan itu.
    Satu-satunya alasan semua prajurit mendapatkan promosi adalah karena mereka
    sudah mencapai batas.

    Tahta ta ta -

    Shadow Soldier's lain muncul di sisi Jin Woo menunggu untuk bergabung dalam perburuan
    solo dengan keduanya.
    Wajah 『Ber』 menjadi cerah dan mengganti ekspresi gugup yang mengalir di wajahnya.

    'Baik'

    『Ygritte』 berlutut dengan sopan seperti biasanya.
    Sebelumnya,Jin Woo dibebani dengan lebih banyak formalitas daripada yang dia butuhkan,
    tetapi ia merasa menyenangkan melihat ini setelah tidak melihatnya dalam waktu yang lama.
    Promosi 『Ygritte』.
    Itu juga yang Jin Woo harapkan sebelumnya.

    "Mari kita mulai"

    Jin Woo memanggil "The Devil King Dagger's" dan tersenyum.
    Perburuan dimulai dengan sangat gila.
    Bunga-bunga merah juga bermekaran dari mayat-mayat monster.

    Kie ee eek!

    Kie eek!

    Masih ada 40 Dungeon Break yang tersisa.
    Dan butuh satu menit dan satu detik untuk membersihkan tiga diantaranya.

    * * *

    Kantor Guild Ahjin.
    Di kantor,yang sekarang menjadi lebih nyaman daripada di rumahnya sendiri,Yu Jin-ho
    merasa jika satu menit sama dengan satu jam karena sesuatu.
    Tatapan Yoo Jin-ho lalu mengarah ke jam yang tertempel di dinding.
    4:10 sore.
    Sudah lebih dari dua jam sejak dia tiba di kantor.

    Gulp -

    Apa suara detak jantugnku itu terlalu besar hingga didengar olehnya ??
    Yu Jin-ho terus memandang 'dia' yang mengunjungi kantor tanpa menghubungi terlebih dahulu.
    'Dia',yang memakai kacamata hitam,lalu tersenyum pada Yoo Jin-ho.
    Yoo Jin-ho membuat senyum terpaksa dan memutar kepalanya dengan tajam.
    Keringat dingin mengalir di dahinya.
    Jin-ho lalu meraih ponselnya dan mencoba menelepon Hyungnim-nya lagi,tetapi itu sia-sia.

    Beep .... Beep ... Beep ...

    Hyungnim-nya,yang sudah menghilang untuk dua hari,tidak mengangkat panggilannya lagi
    hari ini.

    "..."
    "..."

    Yu Jin-ho meletakkan ponselnya dan menunjukkan wajah tegas.
    Hal yang sama berlaku untuk karyawan.
    Karyawan superior yang memilih untuk bergabung dengan Guild lebih kewalahan oleh
    atmosfer yang canggung dan hening seolah akan ada badai ini.

    Tapi -

    Itu bukan kesalahan mereka.
    Tidak.
    Siapa pun yang berada dalam situasi yang sama pasti akan memiliki reaksi yang sama
    seperti mereka.
    Jika lelaki yang duduk di salah satu sudut kantor itu adalah salah satu Hunter terkuat
    di dunia,dan salah satu Hunter paling kotor di dunia.
    Yang bahkan pernah dipukuli oleh Boss tempatnya bekerja hingga mengirimkannya ke
    rumah sakit.
    Siapa yang bisa tertawa di depan orang yang seperti itu?
    Thomas Andre.
    Dia Hunter pria terbaik di dunia,dan saat ini dia datang ke Guild Ahjin langsung untuk
    bertemu Jin Woo.
    Yoo Jin-ho,wakil dan staf Guild Ahjin,yang menyapa para tamu yang datang tanpa kontak,
    benar-benar serasa ingin mati saat ini.
    Aku harus memanggil hyungnim sekali lagi,pikirnya.

    Tit -

    Pintu otomatis kantor terbuka.
    Kepala staf termasuk Yoo Jin-ho dengan reflek berbalik pada saat yang bersamaan.
    Dan setelahnya,mata mereka semakin melebar.
    Yoo Jin-ho,yang bergegas mendekat kepada orang yang baru,sangat bersemangat,
    dia juga membuat keluhan tak bersuara kepadanya.

    "Hyungnim -!"

    * * *

    'Bukankah dia dikabarkan masih berbaring ... '

    Jin Woo memandang Thomas,dan tersenyum padanya.
    Jin Woo heran mengapa pria ini ada di tempat yang jauh ini?
    Tapi Yoo Jin-ho menyambut Jin Woo lebih dari Thomas.

    "hyungnim! Kenapa kamu tidak menghubungiku beberapa hari ini?"
    "Aku sibuk"
    "Lalu ada apa dengan pakaianmu ... "

    Yoo Jin-ho tiba-tiba berhenti.
    Pakaian Jin Woo menunjukkan tanda-tanda pertempuran yang tidak bisa dihitung.
    Itu sama seperti saat Jin Woo melakukan perburuan raksasa di Jepang.

    'Jadi ini alasan mengapa kau begitu sibuk hingga tidak dapat kuhubungi selama dua hari ... '

    Berapa banyak Boss yang telah kehilangan nyawanya karena belati Hyungnim?
    Yah,kupikir aku akan gila jika memikirkannya.

    Kemudian -

    Thomas,yang perlahan-lahan berdiri,sudah berada di jarak yang cukup dekat.
    Langkah Thomas sangat lebar yang membuatnya dia tidak perlu berjalan beberapa kali,
    dan dia segera mempersempit jaraknya.
    Thomas berdiri di depan Jin Woo.

    'Ugh ...'
    'Mereka tidak akan mulai bertarung di sini,kan?'

    Staf lain,yang belum akrab dengan hubungan kedua orang itu,mengertakkan gigi mereka
    ketika mereka menyaksikan keduanya saling berhadapan.
    Detak jantung mereka begitu jelas dan membuat Jin Woo sakit telinga.

    "Tuan Sung"

    Thomas mengulurkan tangannya.
    Jin Woo tertawa dan meraih tangan Thomas.
    Mereka berbagi sambutan singkat.

    Tapi -

    Senyum segera menghilang dari wajah Thomas.
    Bagaimana.
    Bagaimana ini bisa terjadi?
    Thomas merasa jika Jin Woo berbeda dari sebelumnya.
    Dia bertemu Jin Woo yang sama,tetapi pada bersamaan dia juga berbeda dari Jin Woo yang
    dia temui sebelumnya.
    Apa ini?
    Tentu saja ketika Thomas pertama kali bertemu dengannya kembali,atau ketika dia melihatnya
    di pesta,Jin Woo tidak menganakan pakaian yang berantakan saat itu.
    Tapi yang Thomas rasakan saat ini tidak ada hubungannya dengan itu.
    Kuat.
    Thomas sudah merasa jika Jin Woo kuat,tetapi sekarang Thomas merasa jika Jin Woo
    menjadi lebih kuat lagi.

    Lalu -

    "Ada apa ...?"
    "Tidak ada"

    Setidaknya dalam benaknya.
    Kepekaan tajam Thomas merasakan perubahan level dari kekuatan dari Jin Woo,tetapi dia
    tidak tahu cara untuk menafsirkan secara tepat apa artinya ini.
    Jadi sementara Thomas bingung,jabat tangan itu berakhir.
    Jin Woo lalu bertanya.

    "Apa yang kau lakukan di Korea?"
    "Ah"

    Kemudian Thomas tersenyum lagi.

    "Bukankah kau sudah berjanji? Ketika semua masalah sudah selesai,kita akan makan bersama"

    Thomas menjawab Jin Woo.

    "Dan ..."

    Tatapan Jin Woo berbalik ke jam di dinding.
    Sekarang sekitar jam 4:30 sore.
    Sudah terlambat untuk makan siang dan terlalu dini untuk makan malam.

    "Aku punya banyak waktu yang tersisa pada malam hari ... untuk sementara waktu ..."

    Jin Woo meminta izin kepada Thomas dan dengan cepat mendekati Yu Jin-ho.

    "Aku tahu jika Thomas tidak memiliki pekerjaan tertentu,jadi aku akan memutuskan untuk
    memprioritaskan waktu untuknya nanti.Jadi,bisakah kau mencari tahu Gates terbesar di
    Seoul sekarang?"

    Atas permintaan Jin Woo,Yoo Jin-ho membuka matanya.

    "Apa aku itu berdasarkan ukurannya saja,hyungnim?"
    "Tidak masalah entah itu Gates tinggi atau renda,aku tidak peduli"
    "Ya,hyungnim"

    Yu Jin-ho lalu segera menemukan informasi yang diinginkan Jin Woo.

    "Ada satu Gates Rank-A peringkat tinggi,hyungnim"
    "Ya?"
    "Tapi Guild Hunters sudah membeli Gates itu"

    Namun,tidak seperti prediksi Yu Jin-ho,Jin Woo sama sekali tidak kecewa.

    "Bagus"

    Jin Woo tidak tertarik pada siapa yang memiliki izin untuk membersihkannya.
    Sebaliknya,karena ada seseorang yang ia kenal di Guild Hunters,senyum muncul di wajah
    Jin Woo karena dia pikir semuanya akan mudah diatasi.
    Jin Woo,yang akan meninggalkan kantor dengan langkah kaki ringan,kembali dan menyapa
    Thomas.

    "Aku harus pergi ke suatu tempat untuk sementara waktu.Mari kita bicarakan lagi ini
    nanti malam"
    " ... "

    Meninggalkan Thomas yang diam,Jin Woo lalu menghilang seperti angin.
    Thomas mencemooh dirinya sendiri daripada menatap pintu yang Jin Woo lewati.

    "Ha ha ha.Ini benar-benar ... "

    Apa yang dapat kulakukan jika seperti ini?
    Walau pahit bagiku yang sudah datang dari tempat yang jauh,tetapi aku memang salah
    karena tidak membuat janji dengannya terlebih dahulu.
    Aku tidak mengantisipasi jika Hunter Sung Jin Woo ternyata lebih sibuk daripada aku sendiri.

    "Lalu ... tolong hubungi aku nanti ke sini"

    Thomas meninggalkan kontak hotelnya pada Yoo Jin-ho.

    "Hah -"

    Yoo Jin-ho menatap kursi Thomas yang kosong dan mendesah lega.

    "Ugh.Apa kamu masih di sana? "

    Renat Neermann,yang telah ada jauh sebelum Thomas datang,sayangnya
    tidak bisa menggunakan bahasa Korea sama sekali.
    Namun,jelas baginya jika Wakil Guildmaster Ahjin ini telah melupakan dirinya sendiri.

    "Aku telah memenuhi janjiku ... "

    Di Jerman,Renat Neermann sudah menyadari bahwa ia bisa menjadi sangat tertekan
    seakan diperlakukan sebagai seorang VVIP.
    Tapi yang dilakukan Thomas di sini membuatnya tersadar.
    Baik Mosnter dan Hunter memiliki satu kehidupan.

    " ... "

    Renat Neermann berdiri dengan tegas dan menulis kontaknya sedikit demi sedikit di samping
    catatan yang ditinggalkan Thomas.

    * * *

    Ketika Jin Woo muncul,anggota Hunters yang sedang sibuk bersiap terfokus kepadanya.

    Du dududu -

    Hanya Cha Hae-in,yang telah dihubungi Jin Woo sebelumnya,bisa mempertahankan ketenangan.

    "Apa yang ingin kau pinjam tiba-tiba?"
    "Aku ingin meminjam Dungeonmu jika memungkinkan"

    Wajah yang dia tidak temui untuk waktu yang lama itu baik,dan Jin Woo tersenyum karena itu.
    Sementara tidak kontak untuk sementara diantara mereka,tidak terbayang jika kata-kata
    meminjam Dungeon akan muncul tepat sebelum Raid dilakukan.
    Cha Hae-in,yang sedikit marah,mengalihkan pandangannya ke senyum Jin Woo,dengan
    penuh sukacita.
    Sementara Cha Hae-in ragu-ragu untuk menjawab,Choi Jong-in yang sedang menunggu
    Jin Woo berlari keluar.

    "Hunter Sung!"

    Tidak ada guild master yang tidak akan menerima proposal untuk membunuh Boss dan
    tidak menyentuh sisanya.
    Bahkan jika tidak seperti itu,Jin Woo akan selalu disambut dengan kedua tangan oleh
    Choi Jong-in yang mengerti,jika timnya tidak akan terluka oleh Gates peringkat tinggi
    karena keberadaannya.
    Tentu saja,anggota Raid lain juga senang dengan ini.
    Jin Woo lalu pergi mendekati Gates.
    Kemudian seseorang menarik lengan bajunya dari belakang dan saat ia berbalik,
    Jin Woo bisa melihat Cha Hae-in disana.

    "Apa yang akan kamu lakukan di sana?"
    "Aku punya beberapa hal untuk diuji.Itu untuk mahluk panggilanku"

    Mahluk panggilan Jin Woo.
    Cha Hae-in,kembali mengingat,dua raksasa,『Ygritte』 dan 『Ber』,yang ia temui di gym asosiasi.
    Mereka terlalu kuat untuk menjadi mahluk panggilan.
    Mereka adalah monster yang bahkan bisa mengancam nyawa Hunter Ranks-S.
    Perubahan apa yang ingin Hunter Sung Jin Woo coba kepada mereka?
    Cha Hae-in yang penasaran bertanya dengan suara rendah.

    "Jadi ... bisakah aku masuk denganmu? "

    Dalam pertanyaan egois ini,Jin Woo menggelengkan kepalanya.

    "Itu akan berbahaya.Tapi aku akan membuat semuanya berjalan dengan lancar,jadi tenanglah"

    Mata Jin Woo,yang mengatakan untuk tenang,sangat serius.
    Cha Hae-in mengangguk dan berhenti dengan tenang.
    Jin Woo masuk ke Gates dengan tatapan yang tidak bahagia terlihat di belakangnya.

    [Anda memasuki Dungeon]

    Pesan datang mengambang seperti biasa.
    Jin Woo lalu memanggil 『Ber』 dari bayangannya.

    "Bangkitlah"

    Sebelumnya I Index I Selanjutnya

    7 Responses to "Solo Leveling Ch 205"

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel