Oh no After I Reincarnated my Moms Became Son-Cons V 01 Ch 11



  • "Selamat Datang kembali,Your Highness"

    Para penjaga berlutut untuk menyapaku.Aku menggangguk dan berkata :Kerja bagus,
    serahkan kepada kami mulai sekarang.Pergilah beristirahat"

    "Dimengerti,Your Highness"

    Para penjaga melangkah kesisi untuk membukan jalan.Aku mengetuk dengan ringan,
    tapi tidak ada jawaban.Aku mendesah dan menarik pintu terbuka,aku melangkah ke
    dalam ruangan yang lantai di hiasi oleh karpet mewah.Ruangan lebih besar dari
    ruanganku.Sisi kiri dan kanan dinding ditutupi oleh kulit.Jamur menutupi kulit
    itu di beberapa titik.Pencahayaan di atap merupakan lampu yang biasa.Itu seperti
    bulan yang berada di luar,kecuali ukurannya yang lebih kecil.

    Kasur Mama terbuat dari kayu rotan dengan sutra menutupi bagian atasnya.Gorden
    berwarna putih menggantung dari bagian atasnya.Udara dari kamar ini dipenuhi oleh
    wangi bunga dan buah.Ruangannya sesuai dan cocok untuk seorang Elf.
    Ruanganku sepertinya satu-satunya ruangan yang tidak berhubungan dengan gaya dari
    ELf.Kupikir Mama sengaja melakukan itu karena fakta jika aku seorang Half-Breed.

    Mama berbaring diam diatas kasur mengenakan gaun malamnya.Tubuh indahnya dipantulkan
    oleh cahaya bulan.Dia sangat cantik hingga seperti dia yang menyinari bulan,bukan
    bulan yang menyinarinya.Dibawa gaun malam adalah tubuh sexy-nya.Aku tidak memiliki
    pikiran mesum apapun saat melihat tubuhnya yang berada di bawah cahaya bulan dengan
    sangat indah.Aku benar-benar terpaku oleh adegan yang menakjubkan di hadapanku.

    Mama masih tertidur dan itu merupakan fakta jika dia masih belum terbangun hingga
    sekarang.Sang Dokter berlutut,menjelaskan jika semua ini bukan salahnya dan obatnya
    bukan penyebab Mama tertidur lelap.Dia menjelaskan jika Mama tidak mau untuk bangun,
    dan bahkan meminta ampunanku.Aku percaya kata-kata dari Dokter.Mungkin Mama tidak mau
    bangun karena dia ingin mengabaikan semua hal.

    Mama lebih memilih untuk tidur.Itu bukan efek dari pengobatan yang membuatnya terus
    tertidur.

    Apa dia masih takut? Apa dia takut aku akan menyalahkannya saat ia terbangun?
    Memang benar Mama menyerang Lucia.Dan sebenarnya,itu semua karena aku membangkang.
    Mama sangat over-protektif dan sangat menyayangiku,tapi aku mengerti mengapa ia
    seperti itu.Itu hanya insting dari seorang Ibu.Aku hampir terbunuh sekali dan
    masih tidak mau mendengarnya,jadi sebagai seorang Ibu,sangat normal jika itu
    bisa membuatnya marah.Aku percaya jika Mama sedang menyesali itu saat ini.
    Tapi dia pasti takut jika kami menyalahkannya dan lebih memilih mengabaikan kami.

    Dia seperti seorang gadis kecil.

    Aku berlutut di samping tempat tidur Mama dan memegang tangannya.Tangannya ramping,
    bersinar seperti permata dan lebih hangat dari potongan berlian.Aku menggenggam
    tangannya dengan erat,menatap wajah cantiknya dan mendesah.Aku mengerti rasa sakit
    yang Mama rasakan,dan aku tidak ingin melihatnya menyalahkan diri sendiri.Aku berharap
    dia akan terbangun,tapi aku tidak tahu bagaimana membangunkannya.

    Ini semua salahku.

    "Maaf Ma.Aku tidak tahu apa kamu bisa mendengarku,tapi jika kamu bisa,tolong bangunlah.
     Itu bukan salahmu,dan kami tidak menyalahkanmu,jadi tolong berhenti membuat kami
     khawatir.Aku berjanji.Aku akan mendengarkanmu nanti,aku berjanji....."

    Setelah aku menyelesaikan urusanku dengan Naga Bumi,aku berjanji tidak akan menyebabkan
    masalah lagi.Bermain dengan Lucia di dalam Istana tidak terlalu buruk.Tapi,aku tidak
    menyerah setelah sejauh ini.

    Suara terdengar tiba-tiba dari arah belakangku.Itu adalah Lucia yang sedang berjongkok
    di balik pintu.Dia membuka pintu dengan lembut,dan dengan pelan bertanya padaku :
    "Apa Her Highness belum terbangun?"

    Aku memberinya anggukan,berjalan ke arah pintu dan menariknya terbuka.Lucia ragu-ragu
    untuk sesaat sebelum melangkah kebelakang,dan berkata :
    "Hentikan,hentikan,hentikan.... Ummm.Untukku masuk ke dalam ruangan Her Highness itu
     sedikit....."

    "Tak masalah,masuklah"

    Setelah aku mengatakan itu,aku menariknya masuk.Lucia terdiam untuk sesaat,dan kemudian
    melepaskan Dagger dari ikat pinggangnya,dan Dagger-nya diletakkan di pahanya.
    Dia kemudian melepaskan Crossbow kecil dari tangannya,melepas tali dari kepalanya yang
    ada pisau kecilnya,dan melepas sepatunya.... Saat ia melepaskan sepatunya,
    Aku melihat sesuatu yang berkilau dan memantulkan cahaya.... Hanya berapa banyak
    senjata yang kamu miliki?! Aku tahu jika kamu adalah seorang Penjaga Istana saat malam,
    tappi untukku kamu lebih terlihat seperti seorang pembunuh yang sedang menjalankan
    sebuah misi!

    Setelah melepaskan semua senjatanya,aku menggenggam tangan Lucia dan berjalan masuk
    ke dalam ruangan.Dia berjalan di atas karpet dengan bertelanjang kaki dan dengan perlahan
    mendekati Mama.Lucia berlutut dan saat ia melihat wajah Mama,air mata keluar dari matanya
    sambil mencengkram seprai kasur,menggertakan giginya dan berkata dengan suara bergetar :
    "Ini semua karenaku...."

    "Tidak,kamu tidak melakukan apapun yang salah,Lucia.Bukankah aku sudah mengatakannya
     padamu pagi tadi? Mama seperti ini karena aku.Aku terlalu membangkang.Kamu hanya
     mengikuti perintahku.Kamu bukan seorang pengikut pribadiku,kamu hanya seorang bodyguard-ku.
     Sebagai bodyguard,kamu tidak perlu bertanggung jawab atas kesalahan Tuanmu"

    Aku menggenggam tangan Mama dengan lembut dan tersenyum sambil berkata :
    "Mama akan baik-baik saja.Kupikir Mama akan terbangun jika dia menginginkannya.
     Kita bisa melakukan apapun selain tetap berada disisinya saat ini.Dia Mamaku,
     jadi aku tidak akan menyalahkannya,atau aku dalam posisi seperti itu,karena
     dia sangat menyayangiku"

    Lucia mengangguk,mengendus beberapa kali dan kemudian meregangkan tanganny untuk menyentuh
    tangan Mama,dan berkata :
    "Her Highness....Your Highness,keluargamu selalu memperhatikan kami,dan Her Highness selalu
     memperlakukanku dengan sangat baik.Kamu sangat hebat,dan..... dan......
     Kamu menerimaku.... Aku..... Aku..... Aku sangat tersentuh.... Aku akan terus menjadi
     pedang dan perisamu.Aku berjanji untuk tidak membiarkan hal buruk terjadi kepadamu"

    "Aku percaya padamu,Lucia"

    Aku menatap Lucia dan mengeluar kepalanya.Dia tersenyum,berjalan ke pintu,menunduk dalam dan
    berkata :
    "Your Highness,aku memiliki hal yang harus dilakukan dan mesti pergi,jadi aku akan menemuimu
     lagi nanti"

    Aku menggangguk dan berkata : "Baiklah"

    Lucia mengenakan semua perlengkapannya kembali sebelum menarik pintu terbukan dan pergi.
    Aku kembali ke sisi Mama,masih menggenggam tangannya sambil menatap wajahnya dengan diam untuk
    beberapa saat.Hanya beberapa hari yang lalu,aku tidak merasakan perasaan apapun kepadanya,
    dunia ini,orang yang terbunuh dalam pertempuran atau kepada Pangeran.Tapi saat ini,aku adalah
    seorang Pangeran Elf.Aku anak Ratu Elf.Dia mungkin saja bukan Ibuku,tapi dia selalu memberiku
    kasih sayang yang tak terbatas.Dia belum menjadi Mamaku untuk waktu yang lama,tapi mengapa....?
    Mengapa aku sangat peduli kepadanya?

    Ini semua karena respon dari tubuh ini,atau aku sudah terkontaminasi dengan kasih sayang keIbuannya?
    Apa aku harus memiliki kekaguman kepada Mama seperti ini? Mamaku sebelumnya selalu pergi bekerja.Saat
    ia pulang,dia bertingkat seperti seorang komandan dalam militer,sangat langkan untuk menunjukkan
    kasih sayangnya kepadaku.Setiap saat ia menunjukkan sisi keibuannya,aku selalu meneteskan air mata.

    Aku merasakan kasih sayang seorang Ibu disini,yang mana belum pernah aku rasakan sebelumnya.
    Itu mungkin hasil dari gabungan insting yang masih tertinggal dalam tubuh ini dan harapanku sendiri.
    Aku tidak mau hidup dalam kebohongan seperti apa yang pernah kukatakan,dan aku juga tidak mau Mama
    hidup dibawah kebohongan yang sudah kukatakan.Aku tidak akan pernah melupakan wajah menyakitkan yang
    dipenuhi oleh ketakutan yang luar biasa ketika aku melihatnya saat aku pertama kali terbangun.

    Aku tidak merasakan apapun untuk orang-orang yang terbunuh dalam pertempuran itu.
    Tapi untuk Lucia,Mama dan orang tua orang-orang itu,ingatan itu akan ada selamanya yang mana terasa
    seperti baru saja terjadi kemarin.Aku seorang tentara,jadi aku mengerti apa yang terjadi saat seorang
    kawan meeninggal.Mereka mendiskusikan politik bersama dengan Pangeran dan semuanya terbunuh dalam
    pertempuran.Aku tidak mau mereka menghilang dari sejarah karena kebohongan yang kukatakan.

    Aku diserang oleh pikiran yang tiba-tiba.Aku akan memusnahkan Naga Bumi.
    Sejak aku datang kemari,aku perlu melakukan sesuatu.Dalam novel dan game,ini mungkin seperti misi
    pertamaku sebagai pendatang baru,kan? Semua kondisi sudah terpenuhi saat ini.Aku dengan tegas percaya
    akan berhasil kali ini.

    "Aku akan membawakan berita bagus untukmu,Ma"

    Aku berdiri,melepaskan tangan Mama dan menatap wajahnya.Aku ragu-ragu sesaat,tapi pada akhirnya,
    aku merendahkan leherku dan mencium keningnya.Aku berbalik tepat setelah itu dan terasa jika wajahku
    sedang terbakar.Mama sangat cantik.Setiap langkah mendekat kepadanya terasa seperti perjalanan sejauh
    100 mil.Dunia akan bergerak lambat untuk menggagumi kecantikannya.Kecantikannya tidak tertandingi.

    Aku berbalik dan meninggalkan ruangannya.Para penjaga dengan diam melihat kedua sisi.Kupikir aman
    bila aku berasumsi jika Lucia juga melihatku entah darimana.

    Istana memiliki tempat dimana buku disimpan.Dan dikatakan jika tempatnya lebih besar dari milik tetua,
    walau Lucia baru memberitahu tentang ini.Buku-buku itu hanya bisa di akses oleh mereka yang bekerja di
    Pengadilan Kerajaan.Tempat ini tidak hanya memiliki buku,banyak file investigasi dan banyak file rahasia
    juga tersimpan disini.Hanya keluarga Kerajaan yang juga bisa mengakses tempat ini.Beberapa bahkan
    terbatas walau untuk keluarga kerajaan.

    Namun sebagai Pangeran,aku tidak memiliki tempat yang bisa membatasiku.Semua buku disini memiliki mantra
    yang ditaruh didalamnya,jadi jika seseorang yang tidak tepat menyentuh mereka,mantra di dalam buku akan
    aktif.Saat itu terjadi,bukunya akan menggigit tanganmu dan memberitahu para penjaga.Aku mendengar jika
    seorang pencuri kehilang seluruh tangannya disini,tapi aku tidak yakin apa itu benar.

    "Aku terkejut untuk melihat Anda disini sangat lama,Your Higness"

    Pustakawannya sudah tua,sangat tua hingga kamu tidak mengenalinya jika dia duduk di bawah pohon.
    Aku memberinya anggukan,dan berkata :
    "Aku kemari untuk mencari sesuatu.Tolong berikan aku peta area di sekitar Ibukota.Lebih detail lebih baik"

    Dia mengangguk dan mulai membacakan mantra,dan hanya dengan itu,buku kecil muncul dihadapanku.
    Itu sangat nyaman.Ini sangat nyaman lebih dari sistem pencarian di perpustakaan modern.Aku menarik kursi dan
    duduk di atasnya,aku menerangi ruang bacaku dengan cahaya berwarna hijau.Peta ini mungkin sudah berusia lebih
    dari satu dekade,bukan? Itu sangat rapuh dan sebagian sudah tersobek,ditambah,orang-orang sudah menulis sesuatu
    diatasnya.Aku mengerutkan kening dan berkata :
    "Ummm.... Bisakah kamu memberiku peta saat ini? Yang satu ini sudah terlalu tua.Banyak tempat di peta ini sudah
     tidak ada lagi"

    "Jika Anda sangat tertarik mencari tahu tentang perubahan kota,maka,Anda membutuhkan peta yang sangat baru.
     Namun,jika Anda ingin mencari tahu tentang area yang berdekatan dengan Ibukota,maka ini adalah yang sangat
     cocok.Tidak ada perubahan besar yang terjadi di dalam Ibukota selama 10 tahun terakhir.Kami bukan manusia,
     jadi kita tidak perlu bangkit dan mulai merelokasi atau memindahkan Ibukota kami,ataupun menghancurkan hutan
     hanya karena keinginan saja"

    Dia terus bergumam : "Ini adalah peta yang digunakan oleh Her Highness saat bertarung melawan manusia saat itu.
    Ini sangat mendetail dan sudah dibuat oleh Shadow Squad.Ini adalah peta yang sangat terpercaya,dan aku bisa
    menjamin itu"

    Aku merasa tidak enak karena keyakinannya.Anak panah digunakan sebagai tanda dari pergerakan pasukan dari 2
    Kerajaan.Aku menyadari jika pertempuran terakhir kali terlihat seakan tidak akan berakhir di depan Ibukota
    Kerajaan.Dengan melihat itu,manusia menyerang posisi Elf,namun para Elf berhasil bertahan dan diikuti dengan
    mendorong kembali pasukan manusia.

    Mama pasti yang memebuat ini.Itu sangat tua dan tintanya sudah memudar,tapi aku bisa merasakan pertempuran
    berdarah tahun itu.Tahun itu,pasukan manusia mendorong hingga ke gerbang Ibukota Kerajaan.Dibelakang Ibukota ada
    sebuah tebing yang tidak bisa kalian lihat dasarnya.Dengan tak tempat untuk pergi,para Elf terpaksa untuk
    masuk ke dalam pertempuran berdarah.

    Mama membentuk pertahanan 3 lapis,dan manusia menghancurkan lapis pertama,tapi kami mendorong kembali dengan
    baris kedua.Aku bisa mengatakan jika anak panah digunakan untuk menunjukkan pasukan manusia yang menhancurkan
    baris pertama yang dibuat dengan terburu-buru.Dengan melihat itu,itu pasti sebuah situasi yang sangat gawat.
    Itu adalah perang karena aku,dan saat ini aku masih mencoba mencari tahu tentang apa yang terjadi di sobekan
    yang hilang.

    Apa yang sebenarnya terjadi saat itu? Mengapa perang terjadi diantara kedua ras itu? Mengapa aku yang menjadi
    penyebab perang itu? Mengapa itu perang perjuangan? Seperti apa perang itu?
    Aku tidak bisa bertanya kepada orang lain sejak aku seharusnya memiliki pengetahuan ini.Jika aku bertanya,
    maka aku tidak menghormati semua orang yang terbunuh dalam perang itu.

    Tidak ada cara aku bisa melupakan perang itu.

    Ah,man,aku kemari bukan untuk ini.Aku menggelengkan kepala dan menghilangkan pikiran itu dari kepalaku,
    dan aku menggerakkan pandanganku ke arah kiri Ibukota.Di sebelah kiri Ibukota adalah Black Forest.
    Kawanan Naga Bumi berada disana saat ini.AKu tidak tahu terlihat seperti apa mereka,tapi satu hal yang pasti :
    Mereka sangat kuat dan bisa menyerang Ibukota setiap saat.Aku harus mencari tempat dimana aku bisa menempatkan
    Ballista dan tidak membiarkan satu Naga-pun lolos.

    Aku perlu mencari daratan.... Tunggu,tidak.Aku perlu mencari lembah,lembah yang sempit,satu yang bisa membuatku
    menempatkan Ballista dan menutup rute pelarian mereka.Lalu aku perlu memancing mereka kesana dan kemudian menghujani
    mereka dengan panah.Aku perlu mencari tempat yang memenuhi semua kondisi itu.
    Black Forest dipenuhi oleh tempat yang tinggi dan rendah,jadi disana pasti ada sebuah ngarai....

    Ketemu!!

    Menuju di utara dari Black Forest di puncak tertinggi,sebuah celah yang kecil dan sempit digambar diatas peta.
    Dengan kata lain,itu pasti sebuah ngarai dalam kenyataan.Jika aku bisa menarik mereka kesana,maka aku yakin bisa
    membunuh mereka!

    "Terima kasih! Aku perlu meminjam peta ini,tapi aku baru bisa mengembalikkannya setelah beberapa hari!"
    "Tentu saja,Your Highness.Tolong berhati-hati agar tidak merusaknya.Peta ini dibuat saat perang terakhir,
     dan itu sangatlah berharga.Tolong rawat itu"
    "Baiklah,terima kasih!"

    Aku akan pergi kesana besok! Aku akan mendatangi kuburan masa depan para Naga Bumi itu!!!

    Sebelumnya I Index I Selanjutnya

    0 Response to "Oh no After I Reincarnated my Moms Became Son-Cons V 01 Ch 11"

    Post a Comment

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel