Oh no After I Reincarnated my Moms Became Son-Cons V01 Ch 16



  • Pemandangan di seluruh bagian ngarai sudah berubah bentuk.

    Saat aku menarik nafas,itu terasa seperti aku sedang mengaduk darah.Potongan
    daging dan bau yang mencekik dari sesuatu yang terbakar membuat bernafas menjadi
    sulit.Asap hitam menutupi langit.Kupikir bahkan sinar dari cahaya bulanpun tidak
    akan bisa menembusnya.Daratan dipenuhi oleh potongan daging,organ,dan mayat Naga
    Bumi dengan ukuran yang besar.Tombak menancap di mayat,dan walau mereka sudah
    mati,darahnya masih terus keluar dari mayatnya.

    SFX : Pita,pita,pita.

    Permukaan tanah berubah menjadi sungai darah dan kami menapaki darah itu dengan
    sepatu kami.Elf melepaskan helm mereka,mengabaikan daratan yang tertutupi oleh
    darah dan lumpur,dan mereka berjalan dengan terengah-engah sambil menggunakan
    mayat naga untuk membantu diri mereka sendiri.Setelah aku memberikan perintah
    untuk menyerang,tombak mereka menembus ke tubuh naga seakan seperti ular berbisa.
    Naga Bumi yang besar meratapi kematian mereka di tangan Elf dengan tubuh yang
    lebih kecil.

    Para Penjaga Kerajaan sangat hebat saat menggunakan tombak mereka.
    Setiap tusukan akan mengarah diantara leher atau jantung musuh.Setiap kali tombak
    mereka yang dilapisi oleh berkat Her Highness keluar masuk,tubuh musuh akan
    mengeluarkan bau terbakar yang sangat kuat.Raungan Naga Bumi tidak menurunkan
    semangat pasukan.Naga Bumi tidak bisa melarikan diri karena kami menyegel jalan
    keluarnya.Pasukan membunuh mereka satu persatu di dalam ngarai.

    Aku tidak mundur.Aku terus memegang bendera dengan erat dan mengikuti pasukan yang
    berada di depan.Aku melihat saat masing-masing kepala Naga Bumi terjatuh di atas
    tanah.Aku melewati Naga yang masih merintih di sekitar,dan menatap prajurit menarik
    pedang setelah tombak mereka potong.Aku mendengar teriakan berani serta langkah
    stabil mereka.

    "Your Highness......"

    Seorang prajurit yang masih bisa berjalan sendiri mendekat kepadaku sambil terus
    terengah-engah.Ia menunjuk dan berkata :
    "Raja Naga Bumi berada di depan.Dia masih belum mati.Apa Anda mau melihatnya,
     Your Highness?"

    Aku memberinya anggukkan,dan berkata : "Tentu"

    Aku tidak percaya jika Raja Naga Bumi berada disana.Mengapa kita bisa memancingnya
    keluar dengan parfum? Bukankah dia seorang Raja? Apa dia hanya Naga Bumi biasa
    sebelum menjadi Raja? Kepalanya akan menjadi piala yang paling sempurna untuk
    merayakan kemenangan kami.Sejak dia masih hidup,itu artinya dia tidak diledakkan
    menjadi potongan,jadi kita bisa membawa mayat yang utuh pulang.

    Aku melangkahi ekor yang terlihat berbeda dan berjalan melewati darah untuk melihat
    tubuh dengan ukuran yang sama seperti bukit.Apa ini Raja Naga Bumi? Di benar-benar
    memiliki ukuran yang lebih besar dari Naga Bumi biasa.Tanduknya sedikit lebih panjang
    dan hiasan tambahan hebatnya terlihat seperti mahkota.Di tubuhnya ada sekitar 7 hingga
    8 tombak tertancap,dan ada banyak luka tusukan di kepalanya yang disebabkan oleh pedang.

    Pupilnya yang bewarna kuning bergerak dan meratap dalam diam saat aku berada dalam
    jangkuan penglihatannya,seakan meminta pengampunan.Aku tidak berjongkok dan tetap
    berdiri.Aku menatap pergerakan lambat matanya memohon padaku.Nafasnya dangkal dan
    sedikit meraung.

    Pasukan berdiri di sekitarku dengan senjata di tangan dan bertanya :
    "Ada apa,Your Highness?"

    Aku berjalan ke hadapan mahluk itu,menginjakkan satu kakiku ke kepalanya,melangkah
    ke matanya,menatap rendah dan dengan penuh penginaan berkata :
    "Kamu Raja juga? Itu bagus.Raja selalu memiliki sesuatu yang ingin dikatakan terhadap
     satu sama lain.Saat ini,kau hanyalah tahanan.Bisakah kau berlari tak terkendali?
     Bisakah kau terus membunuh orang hanya karena kau menyukainya? Mungkin kita berdua
     ingin membawa kedamaian untuk jenis kami.Tapi kawanmu tidak memerlukannya lagi,jadi
     aku akan bermurah hati kepadamu"

    Dia melepaskan kakiku saat dia menatapku dengan ketakutan.Panik,dia mencoba menarikku.
    Aku mengangkat bendera di tanganku sangat tinggi dan mengarahkan ujung tajam ke
    arahnya.Aku akan membunuh Raja yang terjatuh.Dia bukan seorang Elf atau
    manusia,tapi dia tetap saja seorang Raja.

    SFX : Stab!!

    Aku dengan kasar menancapkan tombak pada matanya.Setelah mengeluarkan tangisan terakhirnya,
    dia akhirnya terjatuh dan berhenti menggeliat.Pasukan yang berkumpul menatap pada mayat
    dengan bendera tertancap pada matanya.Aku berbalik dan berkata :
    "Pembawa pesan,kembali dan bawa pasukan kemari untuk membawa mayat ini ke Ibukota.Lakukan
     yang terbaik untuk mengumpulkan sebanyak mungkin mayat yang kamu bisa.Jika mereka hancur,
     bawa ekor,organ dan hal lainnya.Aku tidak bisa membiarkan menurunkan orang kali ini"

    "Dimengerti!"

    Aku kembali ke kereta.Lucia menatap keluar melalui kanopi.Aku tersenyum dan duduk dengan
    punggunggku mengarah ke Lucia yang sedang berbaring.Aku mengeluarkan desahan besar,dan
    berkata :
    "Itu sulit.Bertarung benar-benar melelahkan".
    Lucia tidak terluka,dia hanya lelah.

    Bagaimana mungkin Naga Bumi yang ceroboh bisa melukai Lucia.

    Lucia tertawa dari belakang dan berkata :
    "Ya,tapi Anda melakukannya dengan baik,Your Highness.Semua pujian tertuju untukmu kali ini.
     Anda yang berada dibalik Ballista,Anda menempatkan dan mengatur strategi.Anda melakukan
     semuanya dengan baik,tanpa cacat.Anda seperti Her Highness,Anda memegang bendera dan tidak
     pernah melangkah mundur.Aku mengakui keberanianmu,Your Highness"

    Aku tertawa,berbalik dan dengan lembut menyentuh wajah Lucia sambil menjawab :
    "Begitu juga aku.Aku menyaksikan Skill dan keberaniamu.Kamu benar-benar menakjubkan.
     Kekhawatiranku tidak berguna"

    "Itu tidak benar"

    Lucia memotong perkataanku,secara perlahan meregangkan tangannya dan menggabungkan jarinya
    denganku.Dia menatap padaku sambil tersenyum dan kemudian berkata :
    "Aku bisa keluar melakukan itu dengan aman karena kamu mempercayaiku.Kasih sayang dan perhatianmu memotivasiku untuk bergerak maju,dan..... dan aku sangat senang bahwa kamu peduli dan khawatir kepadaku"

    "Begitukah? Jika seperti itu,Aku akan terus untuk peduli kepadamu"

    Aku memegan tangannya dan berbalik lagi.Aku tersenyum dan menatap ke bagian atas
    kepalanya.Asap hitam masih menutupi langit.Kereta kuda di belakang kami mencicit.
    Setelah itu aku merasakan sesuatu yang hangat di punggungku.Lucia tidak melepaskan tanganku dan
    memeluk di sekitar leherku dari belakang,dan dengan lembut mengistirahatkan tubuhnya kepadaku.

    Tak masalah untukku mendapatkan kehangatan ini setelah pertempuran,kan?

    Direinkarnasi merupakan hal yang aneh.Faktanya,aku terasa seperti orang buangan di sini.
    Tapi aku pergi dan bertarung melawan kawanan mahluk yang belum pernah kulihat sebelumnya.
    orang-orang ini sudah seperti saudara untukku.Aku tidak tahu apa ini perasaan dari pemilik
    tubuh ini atau bukan,tapi aku bisa merasakan kasih sayangku untuk Mama dan Lucia,keduanya belum
    pernah kutemui sebelumnya.

    Menikmati cinta Lucia adalah kebahagian yang murni.

    Aku sejujurnya tidak terlalu merindukan kehidupanku sebelumnya.Orang tuaku memberiku ingatan yang menyedihkan,tapi aku melupakannya.Tapi itu tidak bisa terbantu.Keluarga dengan anggota yang berasal dari militer memiliki situasu dimana orang tuanya sekarat atau anaknya sekarat adalah hal yang tidak terelakkan akan menunggu untuk terjadi.Orang tuaku lebih kuat dari yang lainnya,jadi mereka akan baik-baik saja.

    Aku secara perlahan menikmati hidupku disini.Aku terbiasa berjalan mengelilingi Istana setiap hari,
    terbiasa melihat Elf yang berbeda,makanan mereka,pertunjukkan yang sangat Mama sukai dan cinta suci Lucia.
    Aku tidak memiliki sedikitpun keinginan untuk kembali dan aku juga tidak memiliki pemikiran untuk
    terhubung dengan tubuh ini.Aku tidak mau pergi.Faktanya aku menikmati hidup disini.Tidak ada hari
    yang membosankan disini,bahkan walau tanpa komputer dan handphone.

    Mama dan Lucia ada disini juga bersamaku.

    Di kehidupanku sebelumnya,aku selalu saja mencoba mencari tahu arti dari kehidupanku.Tapi disini aku menemukan arti kehidupanku.Lucia benar-benar berbeda dengan gadis manusia.Dia alami,polos dan kuat.
    Dia sangat sempurna hingga seperti seorang Dewi.Aku mencintai Lucia.Sebenarnya,setiap lelaki yang benar-benar seorang pria pasti akan mencintai Lucia.

    "Hey,Lucia"

    "Hmmm?"

    Aku menatap ke atas langit dan bertanya sambil tertawa :
    "Bagaimana jika kita menikah secara resmi? Kita sudah bertunangan untuk waktu yang lama,bukan....?"

    Aku sebenarnya tidak tahu sudah berapa lama kami bertunangan,tapi siapa yang peduli!
    Aku bisa menanyakan tentang pernikahan kami!

    Genggaman Lucia pada tanganku menjadi erat dan dia mulai menggesekkan tubuhnya di punggungku kemudian berkata :
    "Kita bisa menikah kapan saja,Your Highness,aku tidak masalah.Apa kamu ingin kiat cepat menikah?
     Tapi...... Tapi..... Setelah aku menikah,bantuan yang diberikan oleh Elf angin akan terlepas....."

    Ada tanda keraguan di suaranya dan kemudian dia melanjutkan :
    "Aku satu-satunya anak di keluargaku.Keluargaku selalu mendapat perintah untuk melindungi penguasa Elf.
     Aku hanya bisa melindungimu dan Her Highness karena bantuan dari Elf angin.Aku tidak bisa melindungimu jika aku tidak memiliki bantuannya.Jadi aku hanya akan berakhir menjadi istrimu,dan warisan keluargaku akan berakhir padaku"

    Aku terdiam.Aku tidak terpikirkan Lucia bermasalah dengan itu..... Tidak,aku seharusnya tahu,tapi aku tidak.

    "Kamu bertanya padaku sebelumnya,Your Highness.... Aku menolakmu sebelumnya karena aku ingin terus meneruskan warisan keluargaku.Aku ingin terus melanjutkannya hingga 10 tahun kedepan...... Tapi Your Highness,jika kamu bersikeras,aku bisa......"
    Lucia memeluk leherku dan melanjutkannya dengan lembut dibahuku :
    "Aku ingin menikah denganmu juga.Aku ingin menjadi istrimu,mempunyai beberapa anak dan selalu berada disisimu.Jika kamu ingin menikahiku,aku akan dengan senang menikah denganmu..... Tak masalah......"

    Aku ringan menggenggam tanganya.Lucia tidak memaksa dirinya.Dia memilik senyum bahagia di wajahnya dan tangannya tidak bergetar.Dia tidak berbohong.Dia ingin menikah denganku,tapi dia juga ingin terus mempertahankan warisan keluarganya.Tapi ini bukan putusan yang menyakitkan untuk dibuat,karena keduanya adalah pilihan yang membahagiakan.

    "Mari tahan sebentar"

    Aku menarik menarik tangannya dan berkata :
    "Mewarisi apa yang keluargamu berikan padamu sangatlah penting,Lucia.Untuk sekarang,pertahankan warisan keluargamu sebagai tunanganku.Sekali kamu lelah dan kita akan langsung menikah.Aku senang denganmu yang saat ini.Dan untuk pernikahan kita..... Aku tidak akan terlalu terburu-buru"

    "Uhm.AKu tidak akan berganti hati,Your Highness.Aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama.Kebaikanmu membuatku bahagia.Aku tidak akan pernah mengkhianatimu....."

    "Aku juga"

    Kami bergandengan tangan dan duduk di tepi kereta kuda mendengarkan suara dari para prajurit yang
    sedang memindahkan mayat.Asap hitam akhirnya menghilang,digantikan oleh langit biru yang disinari matahari.Lucia menghilangkan aroma darah menggunakan sihir anginya,dan lalu membawa kembali aroma dari hutan.Lucia tidak melakukan apapun lagi dan kita terus beristirihat satu sama lain dalam sebuah pelukan.Aku bisa merasakan jika ia bernafas dengan stabil dan sedang melihat ke sekitar.Akan lebih bahagia lagi jika kami kemari bukan untuk perang,tapi hanya untuk perjalanan memburu.

    Kapten Penjaga Kerajaan berjalan mendekati kami dan berkata :
    "Your Highness,semuanya sudah siap.Mayatnya sudah dinaikkan ke atas gerobak dan orang-orang sudah siap membawanya.Apa kita harus membawa Ballista yang sudah rusak juga?"

    Aku menggelengkan kepala dan menjawab :
    "Mereka sudah rusak jadi tinggalkan saja.Mereka sudah benar-benar dihancurkan oleh Naga Bumi hingga tidak bisa digunakan lagi.Baiklah,ayo kita kembali.Sejak tidak ada lagi Naga Bumi di hutan ini,cari jalur yang baik untuk digunakan"

    "Dimengerti! Your Highness,apa kita perlu menyiapkan pesta penyambutan?"

    Kepten itu menatapku sambil tersenyum dan terus melanjutkan :
    "Ini kemenangan pertama Anda,kemangan yang hebat.Ketenangan dan keberanianmu juga sangat terpuji.Anda mendapatkan rasa hormat kami dengan apa yang Anda tunjukkan.Your Highness,Anda bisa meminta para warga di Ibukota untuk menyambut kepulangan Anda.Dewa selalu bersamamu"

    Aku kembali menggelengkan kepala lalu tersenyum dan menjawab :
    "Tidak,itu tidak perlu.Kegagalanku sebelumnya adalah kesalahanku.Aku mencoba untuk membuat pertempuran ini seperti domba yang tidak terlihat.Itu bukanlah kemenganan yang menakjubkan jadi mari kita tidak menganggu warga dan menghamburkan uang.Kita bisa menunggu perayaan hingga kemenanganku selanjutnya"

    "Dimengerti,Your Highness.Anda harus berada di depan barisan"

    "Tidak bisakah aku tetap berada di dalam kereta?"

    Aku tidak terlalu tertarik untuk berjalan di depan banyak orang yang menatapkku,karena sebelumnya aku sudah berjalan sambil melemparkan sisik Naga Bumi.Kali ini aku membunuh sekawanan dari mereka,jadi warga mungkin tidak akan terlalu tertarik.....

    Lucia mendorongku dari belakang dan berkata sambil tersenyum :
    "Pergilah,Your Highness.Aku baik-baik saja.Anda perlu untuk berjalan di bagian depan sebagai seorang Komandan,karena Anda adalah orang yang mereka banggakan"

    Kapten itu menggangguk dan berkata :
    "Akan sangat baik jika Anda yang memimpin di bagian depan,karena akan menjadi buruk jika orang lain yang terlihat disana.Kami tidak akan pernah bisa melarikan diri dari tuduhan seorang pengkhianat jika seseorang melihat kami di situasi seperti itu,jadi aku ingin meminta Anda untuk menunggangi kuda Anda di bagian depan barisan"

    Aku mendesah dan mengelus kepala Lucia sambil merasa enggan untuk meninggalkan sisinya,dan akhirnya pergi meninggalkan kereta.Kapten memberiku tas yang terisi penuh dengan sisik Naga Bumi.Tapi kali ini,mereka berbeda.Ada darah yang menetes dari tasnya.Aku juga bisa merasakan kehangatan yang berasal dari daging di tanganku.Baru kali ini,aku bisa mendapatkan mereka dengan tanganku sendiri.

    "Prajurit,ayo kita pulang! Ingat,kita adalah pemenang!"

    Yeah,kami adalah pemenangnya kali ini.

    Sekarang aku bisa dengan bangga mengatakan kemenangan ini.

    Sebelumnya  I Index I Selanjutnya

    2 Responses to "Oh no After I Reincarnated my Moms Became Son-Cons V01 Ch 16"

    1. Mantap dah critanya lumayan bagus, lanjut min...

      Kalau boleh request translste monogatari series min

      ReplyDelete
    2. masih dilanjut gan,kl monogatari ntar ane pikirin dulu

      ReplyDelete

    Komentar Cuy!!!
    Notice Me Senpai!!!!
    Notice Me!!!

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel